Biografi Utsman bin Affan, Dzul-Nurayn Sang Khalifah Ketiga dan Penyatu Mushaf Al-Qur'an
Biografiku.com | Pada 17 Juni 656 Masehi, di sebuah ruangan sederhana di Madinah, seorang lelaki berusia sekitar 80 tahun sedang membaca Al-Qur'an ketika sekelompok orang bersenjata mengepung rumahnya. Lelaki itu adalah Utsman bin Affan, khalifah ketiga umat Islam, dan beberapa hari kemudian ia tewas menjadi syahid dalam tragedi yang sampai kini masih diriwayatkan para sejarawan dengan pilu. Peristiwa itu menutup babak kekhalifahan seorang tokoh yang oleh tradisi Islam digelari Dzul-Nurayn, pemilik dua cahaya, karena menikahi dua putri Nabi Muhammad SAW, Ruqayyah lalu Ummu Kultsum.
Utsman lahir sekitar tahun 576 Masehi di Makkah dari klan Bani Umayyah, keluarga saudagar kaya dan berpengaruh di kota itu. Ayahnya, Affan bin Abi al-Ash, berasal dari garis keluarga terpandang Umayyah, sementara ibunya, Arwa bint Kurayz, masih sepupu Nabi Muhammad. Sebelum masuk Islam, Utsman dikenal sebagai salah satu dari sedikit penduduk Makkah yang pandai menulis, keahlian langka pada masa itu. Ia masuk Islam berkat ajakan Abu Bakar Ash-Shiddiq dan menjadi salah satu pemeluk paling awal, yang membuat pamannya, Hakam bin Abi al-Ash, murka dan menentang keras.
Sebagaimana banyak sahabat awal, Utsman memilih hijrah meninggalkan hartanya. Ia dan istrinya Ruqayyah termasuk kelompok ketiga muslim yang berhijrah ke Madinah pada 622 Masehi. Sebagai saudagar ulung, ia datang ke Madinah membawa kekayaan dagang yang besar dan justru menjadi penopang ekonomi komunitas muslim yang masih miskin. Kedermawanannya menjadi legenda: saat Perang Tabuk pada tahun 9 Hijriah, ia menyumbangkan 300 unta beserta peralatan lengkapnya untuk pasukan Islam, hingga Nabi bersabda bahwa setelah itu tidak akan ada bahaya yang menimpa Utsman. Ia juga membeli sumur Bi'r Rumah lalu menyedekahkannya untuk kebutuhan air umat. Tradisi Islam meriwayatkan Nabi pernah berkata,
"Utsman telah membeli surga."

Potret resmi Utsman bin Affan, Dzul-Nurayn Sang Khalifah Ketiga dan Penyatu Mushaf Al-Qur.
Biodata & Profil Singkat
| Nama lengkap | Utsman bin Affan bin Abi al-Ash al-Umawi |
| Lahir | Sekitar 576 M, Makkah |
| Wafat | 17 Juni 656 M (18 Dzulhijjah 35 H), Madinah |
| Gelar | Dzul-Nurayn (Pemilik Dua Cahaya) |
| Istri | Ruqayyah binti Muhammad, kemudian Ummu Kultsum binti Muhammad |
| Kekhalifahan | 6 November 644 sampai 17 Juni 656 M (sekitar 11 tahun 225 hari) |
| Pendahulu | Umar bin Khattab |
| Penerus | Ali bin Abi Thalib |
| Dikenal karena | Kodifikasi mushaf Al-Qur'an, ekspansi wilayah, kedermawanan |
Jalur Menuju Kekhalifahan
Ketika Umar bin Khattab tengah sekarat pada November 644 setelah ditikam budak Persia Abu Lu'lu'ah, ia menunjuk enam tokoh senior untuk bermusyawarah memilih khalifah berikutnya. Utsman terpilih tanpa perlawanan berarti. Ia mewarisi wilayah kekuasaan yang sudah membentang dari Mesir hingga Persia, dan pada masa 12 tahun pemerintahannya jangkauan itu terus melebar. Provinsi Mesir, Syam, Khurasan, hingga Afrika Utara dibina dan diperkuat. Armada laut pertama kekhalifahan dibangun, menandingi dominasi Byzantium di laut Mediterania.
Kodifikasi Al-Qur'an: Warisan Terbesar
Jasa terbesar Utsman yang terus hidup hingga kini adalah kodifikasi Al-Qur'an. Ketika perbedaan bacaan antar wilayah mulai menimbulkan kekhawatiran perpecahan, ia memerintahkan panitia yang dipimpin Zaid bin Tsabit menyalin wahyu ke dalam satu standar tulisan yang seragam. Mushaf Utsmani inilah yang menjadi induk dari seluruh mushaf Al-Qur'an yang digunakan lebih dari satu miliar muslim di seluruh dunia sekarang. Tradisi Islam juga menyebut tangan Utsman sebagai salah satu tangan pertama yang menulis wahyu, dan ketika penyerangnya memegangi tangannya pada 656, ia dikatakan berkata,
"Tuhan aku menyaksikan, inilah tangan pertama yang menulis Al-Qur'an."
Gejolak Akhir dan Tragedi 656
Akhir kekhalifahan Utsman diwarnai ketegangan politik. Kebijakan penempatan pejabat provinsi yang dinilai berat sebelah ke kerabat Umayyah memicu kekesalan, terutama di Mesir dan Kufah. Pada 656, kelompok pemberontak mengepung rumahnya di Madinah. Utsman menolak turun dari jabatan dan memilih berdamai dengan para pengepung. Pada 17 Juni 656 ia dibunuh di dalam rumahnya, tragedi yang membuka babak fitnah besar, perang saudara antara pendukung Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah bin Abu Sufyan, yang akhirnya menutup era Khulafaur Rasyidin dan membuka dinasti Umayyah. Jenazah Utsman sempat ditolak dikubur di pemakaman utama dan disemayamkan di luar pemakaman Baqi'.
Referensi
Wikipedia. (2026). Uthman. Wikimedia Foundation. https://en.wikipedia.org/wiki/%E2%80%98Uthman_ibn_%E2%80%98Affan
Britannica. (2026). Umar I. Encyclopedia Britannica. https://www.britannica.com/biography/Umar-I
World History Encyclopedia. (2026). Umar. https://www.worldhistory.org/Umar
Prmlimburtanjung.or.id. (2025). Sejarah dan Peran Utsman bin Affan RA dalam Islam. https://prmlimburtanjung.or.id/2025/06/sejarah-dan-peran-utsman-bin-affan-ra.html
Biografi Tokoh Terkait Lainnya
6 Rekomendasi
Andi Amran Sulaiman

Baskara Putra: Biografi Musisi di Balik Moniker Hindia

Biografi Agus Subiyanto, Panglima TNI dari Baret Merah hingga Cilangkap

Biografi Asha Assuncao: Perjalanan Aktris Muda Menuju Layar Kaca Utama

Biografi Dony Oskaria: Perjalanan Karier Kepala BP BUMN dari Bankir hingga Danantara
