Inspirasi, Sejarah & Kisah Tokoh Dunia
B
BiografiKuKoleksi Profil Tokoh
Tokoh Indonesia

Biografi Pipit Rismanto: Rekam Jejak Reserse dan Kepemimpinan Perwira Tinggi Polri

NOleh: Nurdyansa
•(Diperbarui: 6 Okt 2026)•10 menit baca
Bagikan:

Ringkasan Cepat

  • Lahir di Salatiga pada 30 Desember 1972 dan lulus dari Akademi Kepolisian pada tahun 1994.
  • Berpengalaman panjang di bidang reserse dan pernah memimpin Dittipidter Bareskrim Polri.
  • Memimpin pengungkapan kasus cemaran obat sirup anak hingga penertiban tambang ilegal.
  • Menjabat Kapolda Kalimantan Barat, Kapolda Jawa Barat, hingga perwira tinggi penugasan Kementerian Hukum RI.
Daftar Isi

Pada tanggal 2 Oktober 2026, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram Nomor ST/2205/X/KEP./2026 mengenai mutasi sejumlah perwira tinggi kepolisian. Dalam keputusan mutasi tersebut, Inspektur Jenderal Polisi Pipit Rismanto dialihkan dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat menjadi Perwira Tinggi Bareskrim Polri untuk penugasan khusus pada Kementerian Hukum Republik Indonesia. Langkah ini menandai fase baru dalam perjalanan panjang seorang perwira tinggi yang menghabiskan sebagian besar masa kedinasannya di garis depan investigasi tindak pidana khusus.

Potret Pipit Rismanto
Sumber: Wikipedia (Pipit_Rismanto.jpg)

Biodata Pipit Rismanto

Parameter Keterangan
Nama Lengkap Irjen. Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.
Tempat Lahir Salatiga, Jawa Tengah
Tanggal Lahir 30 Desember 1972
Almamater Militer/Polisi Akademi Kepolisian (Akpol), Lulusan 1994
Batalyon Akpol Batalyon Tunggal Panaluan
Pendidikan Lanjutan Kepolisian Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) 2003, Sespim Polri
Pendidikan Tinggi Umum Sarjana Ilmu Kepolisian, Magister Hukum, Doktor Ilmu Hukum Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (2025)
Bidang Keahlian Utama Reserse Kriminal Khusus dan Tindak Pidana Tertentu
Jabatan Kewilayahan Utama Kapolres Bangka (2011), Wadirresnarkoba Polda Sumbar (2013), Dirkrimsus Polda Babel (2015), Kapolda Kalbar (2023-2026), Kapolda Jabar (2026)
Jabatan Markas Besar Utama Kasubdit I Dittipidter Bareskrim, Wadirtipidter Bareskrim (2020), Dirtipidter Bareskrim Polri (2021-2023)
Jabatan Terkini Perwira Tinggi Bareskrim Polri (Penugasan Kementerian Hukum RI, per 2 Oktober 2026)
Pangkat Terakhir Inspektur Jenderal Polisi

Masa Kecil dan Fondasi Disiplin Akademi Kepolisian 1994

Pipit Rismanto lahir di Salatiga, Jawa Tengah, pada 30 Desember 1972. Tumbuh di wilayah Jawa Tengah dengan lingkungan keluarga yang menjunjung nilai kedisiplinan dan kesederhanaan, ia menempuh jenjang pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Boja, Kabupaten Kendal. Di sekolah tersebut, ia dikenal sebagai siswa yang tekun dan memiliki minat tinggi terhadap keteraturan sosial serta hukum. Masa remaja di Boja memberinya ruang untuk mengasah kepekaan kepemimpinan dan kemandirian, yang kemudian membimbing cita-citanya untuk mengabdi sebagai aparat penegak hukum melalui jalur korps Bhayangkara.

Setelah menamatkan pendidikan sekolah menengah atas pada tahun 1991, Pipit memutuskan untuk mengikuti seleksi calon taruna Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) matra kepolisian. Ketatnya proses penyaringan fisik, mental, dan intelektual berhasil dilaluinya dengan predikat memuaskan. Di ksatrian Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, ia digembleng dalam nilai-nilai kepemimpinan moral, integritas penyelidikan, serta doktrin Tribrata dan Catur Prasetya. Pipit menyelesaikan pendidikan militernya dan dilantik menjadi perwira pertama kepolisian berpangkat Inspektur Polisi Dua pada tahun 1994. Angkatannya di Akpol dikenal dengan nama Batalyon Tunggal Panaluan, sebuah kontingen alumni yang kelak melahirkan banyak tokoh pemimpin strategis di jajaran Markas Besar Polri maupun kepolisian daerah di seluruh penjuru Indonesia.

Memasuki kehidupan nyata sebagai perwira muda, Pipit langsung memilih jalur pengabdian di ranah reserse, sebuah cabang kedinasan yang menuntut ketelitian tinggi, keberanian berhadapan dengan konflik kepentingan, serta ketahanan analisis dalam memecah kasus rumit. Sadar bahwa keahlian praktis di lapangan membutuhkan landasan teori hukum yang kokoh, ia dikirim untuk memperdalam kompetensi di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta dan lulus pada tahun 2003. Gelar kesarjanaan kepolisian tersebut memperkuat insting penyidikannya dalam mengurai benang kusut kejahatan transnasional, kejahatan ekonomi, hingga tindak pidana korporasi.

Menapaki Jalur Terjal Reserse dan Penegakan Hukum Daerah

Pengalaman kepemimpinan lapangan Pipit Rismanto teruji secara nyata saat ia dipercaya mengemban jabatan sebagai Kepala Kepolisian Resor Bangka pada tahun 2011. Wilayah Kepulauan Bangka Belitung dikenal memiliki karakteristik geografis kepulauan dengan dinamika pertambangan timah rakyat dan korporasi yang sarat potensi konflik sosial serta kerusakan ekologi. Sebagai Kapolres Bangka, ia memimpin sekitar 500 personel kepolisian resor untuk menjaga ketertiban masyarakat sembari menata pola penegakan hukum yang humanis namun tidak goyah menghadapi tekanan pelaku bisnis ilegal.

Keahliannya di ranah penyelidikan kejahatan terorganisasi membawanya pada penugasan sebagai Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Barat pada tahun 2013. Di wilayah Ranah Minang, Pipit mengoordinasikan operasi pemutusan jalur distribusi narkotika lintas provinsi di kawasan barat Pulau Sumatra. Jalur peredaran narkotika yang kerap memanfaatkan pesisir pantai dan jalan arteri lintas tengah Sumatra berhasil ditekan melalui puluhan operasi penindakan terukur yang melibatkan ratusan barang bukti zat adiktif terlarang.

Keberhasilan penugasan di Sumatera Barat mendorong pimpinan kepolisian mengembalikan Pipit ke Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2015, kali ini dengan tanggung jawab yang lebih luas sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung. Di posisi ini, Pipit berhadapan langsung dengan masalah tata kelola niaga timah, penyelundupan komoditas tambang mentah, kejahatan perbankan, dan tindak pidana lingkungan hidup. Pendekatan penyidikan yang digunakannya mengedepankan pembuktian ilmiah (scientific crime investigation) agar berkas perkara mampu bertahan di persidangan pengadilan tindak pidana korupsi maupun peradilan umum. Jejak kepemimpinan reserse di daerah kepulauan inilah yang menjadi modal berharga saat Mabes Polri menariknya kembali ke pusat kendali penegakan hukum nasional di Jakarta.

Memimpin Dittipidter Bareskrim dan Pengungkapan Kasus Skala Nasional

Reputasi Pipit di bidang kejahatan sumber daya alam dan korporasi mengantarkannya ke Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Badan Reserse Kriminal Polri. Mengawali kiprah di Mabes Polri sebagai Kepala Subdirektorat I Dittipidter, ia kemudian dipromosikan menjadi Wakil Direktur Tindak Pidana Tertentu pada tahun 2020. Setahun berselang, tepatnya pada tahun 2021, Kapolri mempercayakan posisi puncak direktorat tersebut kepada Pipit Rismanto sebagai Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri. Pengangkatan ini membawanya meraih pangkat perwira tinggi bintang satu, yaitu Brigadir Jenderal Polisi.

Di bawah kepemimpinannya sepanjang periode 2021 hingga awal 2023, Dittipidter Bareskrim Polri menjadi garda terdepan dalam merespons berbagai krisis keselamatan publik dan kejahatan ekonomi ekstraktif. Salah satu ujian kepemimpinan terberat terjadi pada kuartal akhir tahun 2022, ketika Indonesia diguncang oleh wabah Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada ratusan anak balita. Bencana kesehatan tersebut diduga kuat bersumber dari kontaminasi zat pelarut kimia berbahaya berupa etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) yang melampaui ambang batas toleransi medis pada produk obat sirup anak.

Merespons kepanikan publik, Brigjen Pipit Rismanto membentuk tim khusus lintas instansi yang bekerja sama intensif dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tim penyidik bergerak cepat menggeledah fasilitas manufaktur farmasi, menyegel pabrik obat PT Afi Farma di Kediri, Jawa Timur, serta mengamankan puluhan drum bahan baku kimia propilen glikol oplosan dari gudang pemasok CV Samudera Chemical. Sebanyak 28 saksi diperiksa secara maraton untuk melacak rantai distribusi bahan kimia industri yang secara lalai maupun sengaja dimasukkan ke dalam rantai pasok obat farmasi anak.

Dalam konferensi pers resmi yang dipantau media nasional, Pipit menegaskan komitmen institusinya untuk menuntaskan penyidikan demi rasa keadilan masyarakat dan kepastian hukum:

"Melakukan pendalaman-pendalaman dengan menyita beberapa sampel dari produk, bahan baku, sedang uji lab, kita akan uji lab lagi terkait bahan baku yang diduga ada pencemaran etilen glikol dan dietilen glikol."

Penyidikan kasus tersebut berhasil menetapkan pertanggungjawaban pidana pada pihak korporasi maupun perorangan, membawa pihak penyuplai bahan baku oplosan ke meja pengadilan, serta mendorong reformasi total pada regulasi pengawasan bahan baku obat di tanah air. Di sela-sela proses penegakan hukum yang menyita perhatian jutaan keluarga di Indonesia, Pipit kembali menegaskan pandangannya mengenai esensi sinergi antarlembaga:

"Ini bukan hanya masalah BPOM, Polri, ataupun Kemenkes, tetapi masalah bersama untuk diselesaikan agar masyarakat mendapat kepastian obat yang layak dikonsumsi dan yang tidak layak dikonsumsi dan sesegera mungkin mampu memberikan pencegahan."

Selain perkara obat sirup, Dittipidter di bawah komando Pipit juga menangani kasus-kasus penambangan ilegal berskala besar yang menjadi perhatian parlemen dan presiden. Salah satu penanganan perkara yang paling disorot adalah pengungkapan jaringan tambang batu bara ilegal di Kalimantan Timur yang menyeret nama Ismail Bolong pada akhir tahun 2022. Pipit bersama timnya menaikkan status perkara ke tingkat penyidikan, memeriksa puluhan pihak terkait dari pengelola tambang hingga keluarga pelaku, dan secara resmi menahan Ismail Bolong atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Sepanjang masa jabatannya sebagai Dirtipidter, ia juga memimpin penindakan penyelundupan jutaan benih bening lobster (BBL), penertiban pembalakan liar hutan lindung, dan penyelamatan satwa langka yang dilindungi undang-undang.

Kepemimpinan Wilayah: Menjaga Perbatasan Kalbar hingga Tanah Pasundan

Kinerja gemilang di Bareskrim Polri mengantarkan Pipit Rismanto pada promosi bintang dua. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri pada akhir Maret 2023, ia diangkat menjadi Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Kapolda Kalbar) berpangkat Inspektur Jenderal Polisi. Provinsi Kalimantan Barat merupakan wilayah yang menuntut kepemimpinan kompleks karena memiliki bentang perbatasan darat sepanjang ratusan kilometer dengan negara bagian Sarawak, Malaysia, serta memiliki keanekaragaman suku dan etnis yang dinamis.

Sebagai Kapolda Kalbar, Irjen Pipit mengusung program operasional "Presisi Kalbar" yang menitikberatkan pada penguatan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) seperti Entikong, Aruk, dan Jagoi Babang. Selama masa jabatannya dari Maret 2023 hingga Mei 2026, jajaran Polda Kalbar berhasil menggagalkan berbagai upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional jenis sabu dengan berat kumulatif mencapai ratusan kilogram dari perbatasan Malaysia. Pada saat yang sama, ia aktif memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memadukan patroli udara, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran konsesi perkebunan, dan pemberdayaan masyarakat peduli api di tingkat desa.

Tantangan besar lainnya yang berhasil dikawal Pipit adalah penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024 dan Pemilihan Kepala Daerah Serentak di Kalimantan Barat. Berkat komunikasi intensif bersama para tokoh adat Melayu, Dayak, dan Tionghoa, seluruh tahapan pesta demokrasi di Kalbar berjalan aman, tertib, dan bebas dari gejolak sosial bernuansa identitas.

Setelah lebih dari tiga tahun memimpin wilayah perbatasan barat Kalimantan, pada Mei 2026 Irjen Pipit Rismanto dipercaya menduduki kursi Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar). Memimpin Polda Jawa Barat menghadirkan tantangan berbeda karena wilayah ini berpenduduk hampir 50 juta jiwa dengan konsentrasi mobilitas dan aktivitas industri tertinggi di Indonesia. Selama mengemban amanah di Jawa Barat, Pipit memprioritaskan pemeliharaan keamanan objek vital nasional, optimalisasi patroli siber polres jajaran untuk meredam kejahatan digital, serta peningkatan standar operasional pelayanan lalu lintas di ruas tol strategis Trans Jawa.

Integritas Kepemimpinan, Tradisi Akademik, dan Penugasan Baru di Kementerian Hukum

Di tengah kesibukan memimpin ribuan personel kepolisian di daerah, Pipit Rismanto tetap merawat dedikasi terhadap dunia intelektual dan keilmuan hukum. Ia meyakini bahwa aparat kepolisian modern tidak cukup hanya mengandalkan kewenangan diskresi dan kekuasaan represif, melainkan harus memiliki kerangka berpikir filosofis yang mendalam mengenai keadilan substantif. Komitmen akademik tersebut dibuktikannya dengan menuntaskan pendidikan doktoral (S-3) bidang Ilmu Hukum pada Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta pada tahun 2025. Gelar Dr. yang disandangnya menjadi bukti konsistensi seorang perwira tinggi dalam mempertemukan praktik peradilan kepolisian dengan ketatnya metodologi akademis.

Dalam setiap kesempatan tatap muka bersama jajaran personel Bhayangkara, ia selalu menanamkan pentingnya kepatuhan terhadap hierarki dan kesadaran bahwa mutasi jabatan adalah proses alamiah organisasi yang bertujuan memperkaya wawasan pengabdian. Ketika menghadapi dinamika rotasi kedinasan, Pipit senantiasa menekankan pandangan profesional:

"Seluruh proses mutasi di lingkungan Polri mengikuti mekanisme organisasi dan ketentuan yang berlaku, sehingga dinamika kedinasan harus dipahami sebagai bagian dari pembinaan karier dan pengabdian institusi."

Prinsip tersebut tercermin penuh saat Kapolri menerbitkan mutasi per tanggal 2 Oktober 2026. Melalui keputusan tersebut, Pipit menyerahkan tongkat komando kepemimpinan Polda Jawa Barat dan resmi beralih tugas menjadi Perwira Tinggi Bareskrim Polri dalam rangka penugasan di Kementerian Hukum Republik Indonesia. Penugasan di institusi kementerian kabinet ini menempatkan keahlian regulasi, pengalaman investigasi kejahatan khusus, serta kapasitas doktoral Pipit pada panggung kebijakan hukum nasional yang lebih luas.

Dari seorang pemuda kelahiran lereng perbukitan Salatiga yang mendaftar ke Akademi Kepolisian pada dekade 1990-an hingga menjadi salah satu perwira tinggi kepolisian yang dipercaya mengawal kebijakan hukum negara di kementerian, perjalanan Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto mencerminkan keteguhan karakter perwira reserse sejati. Pengalaman menghadapi beragam kasus kejahatan berdampak luas telah menempanya menjadi figur pemimpin yang tenang, berbasis data, dan senantiasa berorientasi pada kemaslahatan masyarakat banyak.

Referensi

  1. CNN Indonesia. (2022). Bareskrim Periksa Puluhan Saksi dan Dalami Cemaran Etilen Glikol Kasus Gagal Ginjal. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20221110153022-12-872081/bareskrim-periksa-puluhan-saksi-kasus-gagal-ginjal
  2. Detikcom. (2022). Dirtipidter Bareskrim Ungkap Rantai Pasok Bahan Kimia Berbahaya Kasus Obat Sirup. Detik News. https://news.detik.com/berita/d-6412098/dirtipidter-bareskrim-usut-rantai-pasok-bahan-kimia-obat-sirup
  3. Kompas.com. (2022). Bareskrim Polri Tetapkan Tersangka Perkara Tambang Ilegal Ismail Bolong di Kaltim. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2022/12/07/16301291/bareskrim-tetapkan-ismail-bolong-tersangka-tambang-ilegal
  4. Media Indonesia. (2023). Kapolri Lantik Irjen Pipit Rismanto Menjadi Kapolda Kalimantan Barat. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/nusantara/570123/kapolri-lantik-irjen-pipit-rismanto-jadi-kapolda-kalbar
  5. Suara.com. (2026). Kapolri Mutasi Perwira Tinggi Oktober 2026: Irjen Pipit Rismanto Ditugaskan ke Kemenkum. Suara.com. https://www.suara.com/news/2026/10/02/194012/kapolri-mutasi-pati-oktober-2026-pipit-rismanto-kemenkum
  6. Tribunnews.com. (2026). Profil Lengkap Irjen Pol Pipit Rismanto, Dari Dirtipidter Bareskrim hingga Penugasan Kementerian Hukum. Tribunnews. https://www.tribunnews.com/nasional/2026/10/03/profil-irjen-pipit-rismanto-akpol-1994-penugasan-kemenkum
  7. Wikipedia bahasa Indonesia. (2026). Pipit Rismanto. Ensiklopedia Bebas Wikipedia. https://id.wikipedia.org/wiki/Pipit_Rismanto

Pertanyaan Seputar Tokoh Ini

Siapa Pipit Rismanto?

Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto adalah perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1994 yang berpengalaman di bidang reserse kriminal khusus.

Apa pendidikan kepolisian Pipit Rismanto?

Pipit Rismanto lulus Akpol pada 1994, PTIK pada 2003, dan meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya pada 2025.

Kasus besar apa yang pernah ditangani Pipit Rismanto?

Saat menjabat Dirtipidter Bareskrim Polri, ia memimpin penyidikan kasus cemaran etilen glikol obat sirup anak dan kasus tambang ilegal Ismail Bolong.

Apa jabatan Pipit Rismanto saat ini?

Sejak 2 Oktober 2026, ia bertugas sebagai Perwira Tinggi Bareskrim Polri untuk penugasan di Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Bagikan:
N

Nurdyansa

Tim redaksi Biografiku.com menyusun artikel ini melalui riset berlapis dari sumber kredibel (Wikidata, arsip berita, dan dokumen resmi) untuk menyajikan biografi tokoh yang akurat dan mutakhir.

Informasi & Rekomendasi Pilihan

Sponsor Content