Inspirasi, Sejarah & Kisah Tokoh Dunia
B
BiografiKuKoleksi Profil Tokoh

Biografi Gregory Pincus: Sang Penemu Pil Kontrasepsi yang Mengubah Dunia

NOleh: Nurdyansa
•(Diperbarui: 19 Sep 2026)•6 menit baca•Wikidata: Q334361
Bagikan:
Daftar Isi

Pada Mei 1960, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat mengesahkan Enovid, pil kontrasepsi oral pertama di dunia. Di balik pengesahan itu berdiri Gregory Goodwin Pincus, biolog kelahiran Woodbine, New Jersey, 9 April 1903, yang menghabiskan satu dekade terakhir hidupnya mengejar satu gagasan: ovulasi dapat ditahan lewat hormon yang ditelan. Temuannya mengubah cara dunia memandang keluarga berencana, kesehatan perempuan, dan dinamika sosial abad kedua puluh.

Potret Gregory Pincus
Potret resmi Gregory Pincus.

Biodata & Profil Singkat

Nama LengkapGregory Goodwin Pincus
Lahir9 April 1903, Woodbine, New Jersey, Amerika Serikat
Wafat22 Agustus 1967 (64 tahun), Boston, Massachusetts
AlmamaterCornell University (1924), Harvard University (Ph.D., 1927)
BidangBiologi, fisiologi reproduksi, endokrinologi
Dikenal KarenaKo-penemu pil kontrasepsi oral kombinasi (Enovid)
LembagaWorcester Foundation for Experimental Biology (pendiri bersama, 1944)
Karya Buku*The Conquest of Fertility* (1965)
PasanganElizabeth Notkin

Masa Muda dan Pembentukan Ilmuwan

Pincus lahir dalam keluarga Yahudi dari orang tua imigran asal Polandia; ayahnya, Joseph Pincus, adalah guru pertanian, sementara dua pamannya bekerja sebagai ilmuwan pertanian. Dari lingkungan keluarga inilah minatnya pada riset tumbuh. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Cornell University tahun 1924 dan meraih gelar doktor dari Harvard University tahun 1927. Setelah itu ia menempuh studi lanjutan di Cambridge dan Kaiser Wilhelm Institute di Jerman, lalu mengajar di Harvard.

Titik balik kariernya terjadi tahun 1939, saat sebagai profesor zoologi eksperimental di Clark University, Worcester, ia berhasil memicu partenogenesis pada kelinci betina, kelahiran mamalia pertama tanpa pejantan dalam sejarah. Prestasi ilmiah itu justru menuai polemik. Surat kabar dan majalah Colliers menjulukinya ilmuwan yang bermain-main dengan penciptaan kehidupan. Harvard menolak memberinya jabatan tetap dan tidak memperbarui kontraknya. Karier akademiknya terhambat, tetapi bukan berakhir.

Worcester Foundation dan Jalur Mandiri

Bersama koleganya Hudson Hoagland, Pincus mendirikan Worcester Foundation for Experimental Biology pada 1944 di Shrewsbury, Massachusetts. Lembaga independen ini menjadi wadahnya meneliti hubungan hormon dengan penyakit seperti kanker, penyakit jantung, dan skizofrenia. Pada akhir 1950-an, lebih dari 300 peneliti internasional pernah bekerja atau berkunjung ke lembaga itu. Pincus sendiri menulis lebih dari 250 makalah ilmiah dan menyunting seri buku rujukan The Hormones: Physiology, Chemistry and Applications yang terbit mulai 1948.

Ia sempat mengerjakan program konferensi hormon tahunan dan secara terbuka membela ilmuwan kulit hitam Percy Julian ketika lokasi konferensi menolak kehadirannya karena alasan rasial; konferensi dipindahkan sebagai bentuk protes. Langkah ini memperlihatkan sikap pribadinya: sains tidak sepatutnya tunduk pada prasangka.

Proyek Pil yang Ditopang Margaret Sanger

Tahun 1951, dua tokoh gerakan keluarga berencana, Margaret Sanger dan filantropis Katharine McCormick, mencari ilmuwan yang bersedia mengembangkan kontrasepsi pil. Mereka menemukan Pincus. Secara ilmiah, gagasannya bersandar pada penelitian tahun 1937 oleh A.W. Makepeace dan koleganya, yang menunjukkan suntikan progesteron dapat menahan ovulasi pada hewan laboratorium. Pincus menduga hormon itu bisa bekerja bila ditelan, bukan disuntik.

Dengan pendanaan dari McCormick, Pincus dan rekannya Min-Chueh Chang dalam tempo beberapa bulan membuktikan bahwa pemberian progesteron berulang menahan ovulasi pada hewan percobaan. Ginekolog John Rock kemudian melakukan uji klinis pada perempuan. Hasilnya positif, tetapi dua masalah muncul: progesteron murni hanya menekan sekitar 85 persen pembuahan dan menuntut dosis yang terlalu besar.

Dari Norethynodrel ke Enovid

Desember 1953, Pincus meminta sejumlah perusahaan kimia mengirimkan sampel steroid sintetis yang menyerupai progesteron. Salah satu sampel, norethynodrel buatan G.D. Searle, yang disintesis tahun 1952 oleh ahli biokimia Frank B. Colton, terbukti efektif. Paduan norethynodrel dengan senyawa mestranol dalam jumlah kecil menghasilkan efikasi yang memadai. Kombinasi inilah yang kemudian dipasarkan Searle dengan nama Enovid.

Uji coba skala besar direncanakan setelah Pincus menilai waktunya matang. Puerto Rico dipilih pada 1955, sebagian karena di sana telah berdiri jaringan 67 klinik keluarga berencana untuk perempuan berpenghasilan rendah. Uji klinis dimulai April 1956 di bawah pengawasan Dr. Edris Rice-Wray.

Rice-Wray melaporkan hasil yang menentukan arah proyek:

"Enovid memberikan perlindungan seratus persen terhadap kehamilan, tetapi menimbulkan terlalu banyak reaksi samping untuk dapat diterima."

Laporan itu mendorong penyesuaian dosis sebelum FDA memberikan izin pemasaran Enovid pada Mei 1960, mula-mula untuk kelainan menstruasi, lalu sebagai kontrasepsi. Penelitian selanjutnya dianggap membuktikan pil nyaris seratus persen efektif bila dikonsumsi tertib.

Dampak Sosial dan Perdebatan yang Menyertai

Pil itu memiliki dua sisi makna. Di satu sisi, ia menjadi alat pengendali pertumbuhan penduduk yang dianggap mendesak pada masanya. Di sisi lain, ia melepaskan perempuan dari kekhawatiran kehamilan yang tidak diinginkan, dan turut menggambarkan ulang relasi sosial serta seksual di Amerika Serikat dalam dua dasawarsa berikutnya. Jutaan perempuan Amerika mengonsumsinya secara rutin dalam lima belas tahun pertama sejak izin terbit.

Pincus menyadari kerja ini bukan karya perorangan. Ia secara terbuka mengakui jasa Frank Colton yang menciptakan norethynodrel, kontribusi Chang, Rock, Celso-Ramon Garcia, Rice-Wray, serta dorongan Sanger. Mengenang jalur panjang itu, catatan rekan-rekannya menegaskan bahwa yang membedakan Pincus adalah daya organisasi dan kegigihannya mengawal proyek hingga tuntas.

Tahun 1965 ia merangkum perjalanan risetnya dalam buku The Conquest of Fertility, penaklukan kesuburan, yang menjadi salah satu uraian populer pertama mengenai kontrasepsi hormonal.

Akhir Hayat dan Warisan

Menjelang akhir hidupnya, Pincus dan Chang mengerjakan konsep pil baru yang bekerja setelah ovulasi, yang kemudian dikenal sebagai pil pasca-sanggama. Ia juga tercatat berkontribusi pada pengembangan estrone, hormon yang digunakan untuk terapi kanker payudara dan komplikasi kehamilan.

Gregory Pincus wafat pada 22 Agustus 1967 di Rumah Sakit Peter Bent Brigham, Boston, karena metaplasia myeloid, penyakit darah langka yang oleh sejumlah riwayat dikaitkan dengan paparan bahan kimia laboratorium selama bertahun-tahun. Ia berusia 64 tahun dan tinggal di Northborough, Massachusetts. The New York Times dalam takziahnya menulis:

"Dr. Gregory Goodwin Pincus, satu dari tiga 'bapak' pil KB, wafat di sini malam ini. Bersama Dr. M.C. Chang dan Dr. John Rock, Dr. Pincus mengembangkan kontrasepsi oral yang relatif aman dan sederhana yang merevolusi perencanaan keluarga."

Lebih dari setengah abad kemudian, karya tersebut tetap membingkai diskusi global tentang hak reproduksi. Kunjungan lebih dari 300 peneliti internasional ke Worcester Foundation, penelitian 250 makalah lebih, disertasi, prototipe pil pasca-sanggama, dan buku klasiknya menjadi tanda dari perjalanan sains yang panjang tetapi tidak gamang. Ia pernah menyampaikan arah kerjanya dengan kalimat lugas yang diingat para peneliti juniornya:

"Ilmu pengetahuan hanya bermakna bila ia menyelesaikan persoalan manusia yang nyata."

Jejak itu kini hidup di setiap lembar resep pil kontrasepsi di seluruh dunia dan dalam perdebatan kebijakan kesehatan publik yang masih berlanjut hingga dekade 2020-an.

Referensi

The New York Times. (1967). Dr. Pincus, Developer of Birth-Control Pill, Dies. The New York Times Archives. https://www.nytimes.com/1967/08/23/archives/dr-pincus-developer-of-birthcontrol-pill-dies-worcester-foundation.html

American Experience PBS. (2020). Gregory Pincus (1903-1967). WGBH Educational Foundation. https://www.pbs.org/wgbh/americanexperience/features/gregory-pincus-1903-1967/

Planned Parenthood Federation of America. (2015). The Birth Control Pill: A History. Planned Parenthood. https://www.plannedparenthood.org/files/1514/3518/7100/Pill_History_FactSheet.pdf

Encyclopaedia Britannica. (2024). Gregory Pincus: American biologist. Britannica. https://www.britannica.com/biography/Gregory-Pincus

Telegram & Gazette. (2009). A tale of Pincus and The Pill. Telegram.com. https://telegram.com/story/news/local/east-valley/2009/07/02/a-tale-pincus-pill/51950035007

Wikipedia contributors. (2025). Gregory G. Pincus. Wikipedia, The Free Encyclopedia. https://en.wikipedia.org/wiki/Gregory_G._Pincus

Topik Terkait:#Gregory Pincus#pil KB#Enovid#kontrasepsi#biologi Amerika
Bagikan:
N

Nurdyansa

Tim redaksi Biografiku.com menyusun artikel ini melalui riset berlapis dari sumber kredibel (Wikidata, arsip berita, dan dokumen resmi) untuk menyajikan biografi tokoh yang akurat dan mutakhir.

Informasi & Rekomendasi Pilihan

Sponsor Content