Inspirasi, Sejarah & Kisah Tokoh Dunia
B
BiografiKuKoleksi Profil Tokoh
Tokoh Indonesia

Biografi Krishna Murti: Perwira Tinggi Polri, Inisiator Turn Back Crime dan Sahlijemen Kapolri

NOleh: Nurdyansa
•(Diperbarui: 12 Okt 2026)•5 menit baca•Wikidata: Q25463231
Bagikan:

Ringkasan Cepat

  • Lahir di Ambon pada 15 Januari 1970 dari keluarga militer dan merupakan kakak dari Pangkostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar.
  • Merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
  • Memelopori kampanye populer Turn Back Crime serta memimpin penanganan krisis Bom Sarinah Thamrin dan kasus kopi sianida pada 2016.
  • Meraih gelar Doktor Ilmu Komunikasi dari Unpad pada 2024 dan resmi mengemban amanat sebagai Staf Ahli Kapolri Bidang Manajemen (Sahlijemen) sejak Agustus 2025.
Daftar Isi

Irjen. Pol. Dr. Krishna Murti, S.I.K., M.Si. adalah perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang kini mengemban amanat sebagai Staf Ahli Kapolri Bidang Manajemen (Sahlijemen Kapolri) sejak 5 Agustus 2025. Perwira alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 ini dikenal luas atas kepemimpinannya di bidang reserse, diplomasi kepolisian internasional, serta pelopor kampanye populer Turn Back Crime di Indonesia. Dalam rekam jejak kepemimpinannya, Krishna memimpin penyidikan berbagai peristiwa besar, termasuk penanganan terorisme Bom Sarinah Thamrin dan pengusutan kasus kriminal kopi sianida pada tahun 2016.

Sejak awal kariernya di Korps Bhayangkara, Krishna menunjukkan dedikasi luar biasa pada tugas-tugas penegakan hukum dan misi kemanusiaan. Pengalaman kepemimpinannya teruji di berbagai medan, mulai dari penanganan konflik lokal, penugasan perdamaian internasional bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hingga penyelesaian kasus-kasus kriminal besar yang menyita perhatian nasional dan internasional. Sosoknya mencerminkan kombinasi intelektual akademis dan pengalaman teknis lapangan yang matang, menjadikannya perwira tinggi yang visioner dalam menjawab tantangan kejahatan transnasional maupun modernisasi manajemen internal kepolisian.

Potret Krishna Murti
Sumber: Wikipedia (Durga,_Burdwan,_West_Bengal,_India_21_10_2012_02.jpg)

Biodata Krishna Murti

Nama LengkapIrjen. Pol. Dr. Krishna Murti, S.I.K., M.Si.
Tempat, Tanggal LahirAmbon, Maluku, 15 Januari 1970
AgamaIslam
Orang TuaBrigjen TNI (Purn.) H. Bom Soerjanto (Ayah), Siwi Renoati (Ibu)
Saudara KandungLetjen TNI Mohammad Fadjar (Adik)
PasanganNany Ariany Utama
AnakAlthaf Andika Krishna, Alsa Narishky
Pendidikan KepolisianAkademi Kepolisian (1991), PTIK (2000), Sespim (2008), Sespimti (2014), Lemhannas PPSA XXII (2019)
Pendidikan AkademisS1 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, S2 Magister Global University Indonesia (2007), S3 Doktor Ilmu Komunikasi Fikom Unpad (2024)
Pangkat Saat IniInspektur Jenderal Polisi (Bintang Dua)
Jabatan Saat IniStaf Ahli Kapolri Bidang Manajemen (Sahlijemen Kapolri)

Akar Keluarga Prajurit dan Tempaan Akademis

Lahir di Ambon dari keluarga berlatar belakang militer yang kuat, Krishna Murti tumbuh dalam lingkungan yang menjunjung tinggi kedisiplinan dan pengabdian pada negara. Ayahnya, almarhum Brigjen TNI (Purn.) H. Bom Soerjanto, merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer Nasional tahun 1966 dari Korps Artileri Medan. Lingkungan keluarga prajurit ini juga melahirkan perwira tinggi lainnya, yakni adiknya, Letjen TNI Mohammad Fadjar, yang menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Masa kecil Krishna diwarnai mobilitas tinggi mengikuti penugasan sang ayah, sehingga ia mengenyam pendidikan dasar hingga menengah di berbagai kota, termasuk SMP Negeri 1 Malang dan SMA Negeri 5 Bandung.

Setamat SMA, Krishna memutuskan untuk meniti jalan pengabdian di Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan memasuki Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang pada tahun 1988 dan lulus pada tahun 1991. Lulusan Akpol 1991 ini seangkatan dengan figur penting kepolisian, termasuk Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Tidak berhenti pada pendidikan kedinasan dasar, Krishna secara konsisten mengembangkan kapasitas intelektualnya. Ia menyelesaikan pendidikan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada tahun 2000, meraih gelar Magister pada tahun 2007, serta menuntaskan Sespimti pada tahun 2014 dan Lemhannas PPSA XXII pada tahun 2019. Puncak pencapaian akademisnya diraih pada 25 Juli 2024 ketika ia secara resmi meraih gelar Doktor Ilmu Komunikasi dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Unpad) setelah mempertahankan disertasi tentang strategi komunikasi publik kepolisian pada masa krisis.

"Kejahatan tidak akan pernah berhenti, namun penegakan hukum dan dedikasi menjaga keamanan masyarakat harus selalu berdiri lebih teguh."

Rejimen Reserse, Misi Internasional PBB, dan Ikon Turn Back Crime

Perjalanan karier kepolisian Krishna Murti dimulai di wilayah hukum Polda Jawa Tengah sebagai perwira pertama pada tahun 1991, sebelum dipercaya menjadi Kapolsek Randudongkal, Pemalang, pada tahun 1993. Jiwa kepemimpinannya membawa Krishna ditugaskan sebagai pengasuh taruna Akpol pada tahun 1994, lalu dipercaya memimpin Kontingen Pasukan Perdamaian Polri di Bosnia pada tahun 1996 di bawah naungan PBB. Penugasan internasional ini mengasah kemampuannya dalam diplomasi keamanan dan penanganan konflik Lintas negara. Kembali ke tanah air, Krishna menduduki berbagai posisi reserse strategis, di antaranya Sespri Kapolda Metro Jaya (2000), Kapolsek Metro Penjaringan (2001), Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara (2005), Wakapolres Depok (2006), hingga Kapolres Pekalongan (2011).

Pada rentang tahun 2011 hingga 2013, Krishna mendapatkan penugasan luar biasa sebagai staf perencanaan di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat. Pengalaman internasional tersebut memperkuat basis kepemimpinannya saat kembali ke jajaran Polda Metro Jaya sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) pada tahun 2015. Saat menjabat Dirreskrimum, Krishna menjadi sorotan nasional ketika berhasil memimpin penanganan krisis aksi terorisme Bom Sarinah Thamrin pada awal tahun 2016 serta pengusutan kasus kriminal kompleks kematian Wayan Mirna Salihin akibat racun sianida. Di periode ini pula, Krishna memelopori gerakan dan kampanye populer Turn Back Crime di Indonesia, sebuah edukasi publik yang mengubah persepsi masyarakat terhadap aparat penegak hukum menjadi lebih modern, responsif, dan stylish melalui penggunaan rompi serta kemeja taktis.

"Slogan Turn Back Crime bukan sekadar seragam atau gaya, melainkan kampanye kesadaran bersama bahwa masyarakat dan kepolisian harus bersatu melawan segala bentuk kejahatan."

Pengabdian Internasional Divhubinter hingga Staf Ahli Kapolri

Pengalaman panjang di bidang reserse dan kerja sama luar negeri membawa karier Krishna Murti melesat ke tingkat markas besar. Setelah menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah Lampung pada tahun 2016, ia ditarik ke Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri untuk mengemban amanat sebagai Kepala Biro Misi Internasional (Karomisinter) dari tahun 2017 hingga 2022. Dalam peran ini, Krishna bertanggung jawab mengelola pemeliharaan perdamaian PBB (UN Peacekeeping), pengiriman Satuan Tugas Garuda Bhayangkara, serta diplomasi kepolisian dengan jajaran penegak hukum internasional di berbagai belanda dunia.

Pada 14 Oktober 2022, Krishna resmi diangkat menjadi Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri dan menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi. Selama memimpin Divhubinter, ia menguatkan kerja sama penanggulangan kejahatan transnasional, pemulangan buronan luar negeri melalui jalur Interpol Red Notice, serta ekstradisi pelaku tindak pidana lintas batas negara. Kepemimpinannya yang solid di Divhubinter berlangsung hingga 5 Agustus 2025, saat ia resmi dimutasi berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor S/1764/VIII/KEP/2025 menjadi Staf Ahli Kapolri Bidang Manajemen (Sahlijemen Kapolri). Dalam posisi sebagai Sahlijemen, Krishna bertugas merumuskan kajian strategis, tata kelola kelembagaan, serta rekomendasi manajerial konsepsional langsung kepada Kapolri untuk memperkuat efektivitas organisasi Polri di era modern.

Referensi

  1. Antara News. (2024). Profil Doktor Krishna Murti, kakak Pangkostrad Letjen Mohammad Fadjar. https://www.antaranews.com/berita/4561714/profil-doktor-krishna-murti-kakak-pangkostrad-letjen-mohammad-fadjar
  2. Bangka Tribunnews. (2025). Biodata dan Profil Irjen Krishna Murti Kadiv Hubinter Polri Dimutasi Jadi Sahlijemen Kapolri. https://bangka.tribunnews.com/news/1663492/biodata-dan-profil-irjen-krishna-murti-kadiv-hubinter-polri-dimutasi-jadi-sahlijemen-kapolri
  3. Tirto.id. (2023). Profil Krishna Murti & Apa Perannya di Kasus Jessica Wongso?. https://tirto.id/profil-krishna-murti-perannya-di-kasus-jessica-wongso-gQQK
  4. Wikipedia bahasa Indonesia. (2025). Krishna Murti. https://id.wikipedia.org/wiki/Krishna_Murti
  5. Wikipedia bahasa Indonesia. (2025). Staf Ahli Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. https://id.wikipedia.org/wiki/Staf_Ahli_Kapolri

Pertanyaan Seputar Tokoh Ini

Siapa itu Krishna Murti?

Krishna Murti adalah perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berpangkat Inspektur Jenderal Polisi yang mengemban amanat sebagai Staf Ahli Kapolri Bidang Manajemen (Sahlijemen Kapolri).

Apa peran penting Krishna Murti dalam kepolisian Indonesia?

Krishna Murti dikenal luas sebagai pelopor kampanye Turn Back Crime di Indonesia, memimpin penanganan aksi teror Bom Sarinah Thamrin 2016, memimpin penyidikan kasus kopi sianida Mirna Salihin, serta berpengalaman dalam misi perdamaian PBB dan diplomasi kepolisian internasional.

Apa pendidikan tertinggi yang ditempuh Krishna Murti?

Selain pendidikan kepolisian seperti Akpol 1991, PTIK, Sespim, Sespimti, dan Lemhannas PPSA XXII, Krishna Murti berhasil meraih gelar Doktor (S3) Ilmu Komunikasi dari Universitas Padjadjaran (Unpad) pada tahun 2024.

Bagikan:
N

Nurdyansa

Tim redaksi Biografiku.com menyusun artikel ini melalui riset berlapis dari sumber kredibel (Wikidata, arsip berita, dan dokumen resmi) untuk menyajikan biografi tokoh yang akurat dan mutakhir.

Informasi & Rekomendasi Pilihan

Sponsor Content