Beranda Ilmuwan Terkenal Penemu Biografi Alexander Graham Bell, Benarkah Dia Penemu Telepon?

Biografi Alexander Graham Bell, Benarkah Dia Penemu Telepon?

11637
4.9
(87)

Biografiku.com – Profil dan Biografi Alexander Graham Bell. Orang-orang mengenal ia sebagai seorang penemu telepon atau pesawat telepon. Alexander Graham Bell merupakan seorang inovator.

Biografi Alexander Graham Bell

Pesawat telepon yang ia temukan membuat ia menjadi kaya raya dari paten yang ia terima. Namun benarkan Alexander Graham Bell adalah penemu telepon sebenarnya? Simak kisah penemuan telepon dan biografi dari Alexander Graham Bell berikut ini.

Biodata Alexander Graham Bell

Nama
Alexander Graham Bell
LahirEdinburgh, Britania Raya, 3 Maret 1847
Meninggal
Beinn Bhreagh, 2 Agustus 1922
Orang TuaAlexander Melville Bell (ayah), Eliza Grace Symonds (ibu)
Saudara
Edward Charles Bell, Melville James Bell
IstriMabel Gardiner Hubbard
AnakMarian Hubbard Bell, Elsie Bell, Robert Bell, Edward Bell
DikenalPenemu Telepon

Biografi Alexander Graham Bell

Tak seberapa dapat pendidikan formal, tetapi diajar baik oleh keluarganya dan belajar sendiri, begitulah ihwal Alexander Graham Bell penemu telepon yang dilahirkan tahun 1847 di Edinburg, Skotlandia.

Ayahnya bernama Alexander Melville Bell dan ibunya bernama Eliza Grace. Alexander memiliki dua orang saudara laki-laki dan perempuan.

Minat Bell memproduksi kembali suara vokal timbul secara wajar karena ayahnya seorang ahli dalam hal fisiologi vokal, memperbaiki pidato dan mengajar orang-orang tuli.

Menemukan Telepon

Bell pernah ke Boston, negara bagian Massachusetts tahun 1871. Di sanalah pada tahun 1875 dia membuat percobaan-percobaan yang mengarah pada penemuan telepon.

Dalam biografi Alexander Graham Bell yang banyak ditulis diketahui ia mengumpulkan paten untuk mengokohkan penemuannya di bulan Februari 1876. Dan dari situ ia mendapat imbalan beberapa minggu kemudian.

BACA JUGA :  Biografi JP Morgan, 'Misteri' Keluarga Yang Mengendalikan Keuangan Amerika

Biografi Alexander Graham Bell

(Menarik sekali untuk dicatat bahwa seorang lain bernama Elisha Gray juga mengumpulkan paten penemuan untuk pengokohan mengenai peralatan serupa pada hari yang berbarengan dengan apa yang diperbuat Bell, hanya selisih beberapa jam saja).

Tak lama sesudah patennya diterima, Bell mempertontonkan telepon di pameran 100 tahun kota Philadelphia. Penemuannya menarik perhatian besar publik dan mendapat penghargaan atas hasil karyanya.

Tetapi, The Western Union Telegraph Company yang menawarkan uang sebesar $100.000 buat penemuan alat itu mengelak membayarnya.

Perkembangan Telepon

Karena itu, Bell dan kawan-kawannya, di bulan Juli 1877, mendirikan perusahaan sendiri, nenek moyang dari American Telephone and Telegraph Company sekarang.

Biografi Alexander Graham Bell

Pesawat telepon berkembang dengan pesat dan mulai digunakan oleh banyak orang. Alexander Graham Bell kemudian mencapai sukses secara komersial berkat telepon. Sakarang ini AT & T merupakan perusahaan bisnis yang terbesar di dunia.

Bell dan istrinya yang di bulan Maret 1879 memegang 15 persen saham dari perusahaan itu tampaknya tak punya bayangan betapa akan fantastisnya keuntungan yang bakal diterima oleh perusahaan itu.

Menjadi Kaya Berkat Telepon

Dalam tempo cuma tujuh bulan, mereka sudah menjual sebagian besar saham mereka dengan harga rata-rata $250 per saham. Di bulan November berikutnya harganya sudah melesat naik jadi $1000 per saham.

Di tahun 1881 dengan gegabah mereka jual lagi sepertiga jumlah sisa saham yang mereka punyai. Meski begitu, toh dalam tahun 1883 mereka sudah bisa peroleh keuntungan seharga sekitar satu juta dolar.

Ingin Menolong Orang Tuli

Kendati penemuan telepon sudah mengorbitkan Bell jadi kaya-raya, dia tak pernah berhenti meneruskan penyelidikannya, dan dia berhasil menemukan lagi pelbagai alat yang berguna walau tidak sepenting telepon. Minatnya beraneka ragam, tetapi tujuan utamanya adalah menolong orang tuli.

BACA JUGA :  Biografi Albert Einstein - Ilmuwan Fisika Pencetus Teori Relativitas

Istrinya sendiri tadinya gadis tuli yang dilatihnya sendiri. Empat anak, dua lelaki dua perempuan keluar berkat perkawinan tetapi keempatnya mati muda.

Dalam bografi Alexander Graham Bell, diketahui bahwa Tahun 1882 Bell jadi warga negara Amerika Serikat dan wafat tahun 1922. Ukuran besar-kecilnya pengaruh Bell terletak pada penilaian besar kecilnya makna telepon itu sendiri.

Tetapi, ada dua hal yang layak dipertimbangkan. Pertama, meskipun pembicaraan  telepon pribadi bisa saja dilakukan lewat radio, akan teramat sulitlah menggantikan seluruh sistem telepon kita dengan jaringan radio yang setara.

Kedua, metode pokok menyalurkan kembali suara yang dirancang Bell buat penerimatelepon belakangan di ambil oper dan digunakan oleh penerima radio, piringan hitam dan pelbagai rupa peralatan lainnya.

Alexander Graham Bell Bukan Penemu Telepon

Perlu diketahui bahwa Alexander Graham Bell bukanlah penemu asli dari pesawat telepon yang kita kenal sekarang. Banyak orang yang mengira bahwa ia adalah penemu dari pesawat telepon.

Tapi kenyataan sebenarnya adalah Alexander Graham Bell mencuri desain dari Antonio Meucci (silahkan baca Antonio Meucci – Penemu Asli Telepon)  dan kemudian mematenkannya untuk mendapat keuntungan finansial dari patennya tersebut.

Antonio Meucci merupakan seorang imigran Italia yang mulai mengembangkan desain telepon pada tahun 1849. Pada tahun 1871, ia mengajukan paten tentang penemuan telepon.

Namun karena kesulitan, Meucci tidak dapat memperbarui patennya. Dan kemudian Alexander Graham Bell mulai mengajukan paten atas penemuan telepon dan mendapat banyak uang dari paten tersebut.

Sementara Antonio Meucci hidup dalam kemiskinan dan kesusahan. Seperti yang dikutip dari situs loc.gov, Perannya dalam penemuan telepon oleh Antonio Meucci diabaikan sampai Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mengeluarkan Resolusi kongres 107 H Res 269 pada 11 Juni 2002 . Isinya adalah menghormati kontribusi dan pekerjaan Meucci sebagai seorang penemu telepon

BACA JUGA :  Biografi George Washington, Tokoh Penting Dalam Kemerdekaan Amerika

Beri Rating Artikel Ini

'...Sejarah akan meninggikan mereka yang memang layak dimuliakan dan sejarah juga akan menghitamkan mereka yang layak dijatuhkan - NS'