Beranda Biografi Tokoh Dunia Biografi Arthur Davidson, Kisah Pendiri Harley Davidson Motor Tangguh Asal Amerika

Biografi Arthur Davidson, Kisah Pendiri Harley Davidson Motor Tangguh Asal Amerika

5
(1427)

Biografiku.com | Arthur Davidson dikenal sebagai salah satu pendiri Harley Davidson Motor Company bersama dengan William Harley. Harley Davidson Motor Company merupakan sebuah perusahaan produsen sepeda motor yang dikenal tangguh dan legendaris asal Amerika.

Hingga saat ini, Harley Davidson dikenal sebagai produsen sepeda motor berkualitas dan terkenal dengan mesin V Twinnya. Bagaimana kisahnya?

Biografi Arthur Davidson - Pendiri Harley-Davidson

Biografi Arthur Davidson

Salah Satu dari Pendiri Harley-Davidson, Arthur Davidson dilahirkan di Milwaukee, Wisconsin, pada tanggal 11 Februari 1881. Arthur sudah berteman sejak kecil dengan William S. Harley.

Memasuki akhir abad 18, Sepeda telah diciptakan dan popularitasnya sedang berkembang pesat di seluruh Amerika Serikat. Ini memungkinkan orang untuk pergi lebih jauh dan lebih cepat daripada sebelumnya.

Kemudian jutaan orang di Amerika menjadikan seppeda sebagai mode baru dalam bertransportasi. Tapi ini hanyalah awal untuk bagi Davidson dan rekannya William Harley membuat sebuah terobosan baru dalam berkendara.

Publik Amerika akan segera berkenalan dengan nama Harley-Davidson sebuah merk sepeda motor yang akan berkembang pesat menjadi merek paling populer di dunia sepeda motor. Arthur Davidson adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Ayahnya adalah seorang pembuat lemari. Hanya sedikit yang diketahui tentang kehidupan awal dari Arthur Davidson.

Mendirikan Harley Davidson Motor Company

Pada tahun 1901, mereka berdua mencari cara membuat ide baru dalam hal bertransportasi dengan membuat sebuah sepeda motor. Harapan mereka, sepeda motor itu bisa tersedia untuk umum dan dipakai oleh rata-rata penduduk Amerika. Sehingga memungkinkan orang untuk melakukan perjalanan lebih cepat dan mudah dibanding sepeda.

BACA JUGA :  Biografi Sylvester Stallone, Pernah Hidup Sangat Miskin dan Di Tolak Syuting 1500 Kali

Pada saat itu, sepeda bermotor telah dikembangkan di Eropa namun secara terbatas, di Amerika Serikat sendiri telah ada sekitar 10 tahun sebelumnya tapi sepeda motor saat itu umumnya tidak tersedia untuk umum.

Mereka berdua sama-sama memiliki ide bagaimana membuat sebuah sepeda motor. Pada tahun 1903, mereka mendirikan Perusahaan Sepeda Motor dengan nama Harley-Davidson Motor Company dengan dibantu oleh dua orang saudara laki-laki Davidson.

Biografi Arthur Davidson

Dalam perkembangan awal motor Harley Davidson, Arthur Davidson pada waktu itu bekerja sebagai pembuat desain sepeda motor. Dan William Harley yang bekerja sebagai mekanik, merakit sepeda motor.

Harley dan Davidson kemudian bekerja keras dalam sebuah gudang yang menjadi kantor pertama sekaligus bengkel awal mereka yang dibangun di halaman belakang Davidson.

Pada tahun 1903, dengan bantuan saudara Davidson, mereka memproduksi sepeda motor pertama mereka. Pada 1904 mereka membuat tiga sepeda motor. Salah satunya dijual pada akhir tahun kepada CH Lang of Chicago, dealer Harley-Davidson pertama.

Biografi Arthur Davidson - Pendiri Harley-Davidson

Setelah perusahaan mulai berkembang, mereka mulai untuk memperoduksi sepeda motor mereka dalam skala lebih besar sehingga pada tahun 1906. Harley Davidson dan dua saudara Davidson mulai membangun pabrik di Milwaukee dan menghasilkan 50 sepeda motor. Diperkenalkannya mesin V Twin yang menjadi ciri khas motor Harley Davidson membuat motor ini semakin dikenal.

Motor Perang Dunia I

Tahun berikutnya mereka telah meningkatkan produksi tahunan mereka dengan merekrut 35 orang pekerja dan membuat sekitar 1.000 sepeda motor dalam setahun. Langkah selanjutnya dari Arthur Davidson adalah meyakinkan para pejabat pemerintah bahwa sepeda motor harus mengganti sepeda di US Postal Service.

Pada tahun 1914, Layanan Pos memiliki lebih dari 4.800 Harley-Davidson sepeda motor di armada transportasi. Ketika Perang Dunia I mulai, Hampir seluruh sepeda motor Harley-Davidson produksinya ditangguhkan untuk masyarakat, dan hanya diproduksi untuk militer.

Harley-Davidson

Harley-Davidson memproduksi ribuan sepeda motor dalam hal mendukung peperangan. Kemudian sepanjang Perang Dunia I, sekitar 20.000 unit sepeda motor Harley Davidson dikirim ke medan pertempuran. Meski masih tersisa 14.600 unit lagi yang belum diproduksi karena berakhirnya perang, Harley Davidson berubah bak bintang.

BACA JUGA :  Biografi JP Morgan, 'Misteri' Keluarga Yang Mengendalikan Keuangan Amerika

Sepeda motor tersebut mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat AS, karena dinilai cukup membantu negara “Paman Sam” dalam medan pertempuran. Citra “Motor Nasionalis” pun disematkan masyarakat kepada sepeda motor tersebut.

“Uncle Sam’s Choice; Harley-Davidson”

Sejumlah media massa ramai memperbincangkan “kehebatan” kendaraan Harley Davidson. Slogan “Uncle Sam’s Choice; Harley-Davidson” pun terpampang dalam salah satu iklan perusahaan tersebut pada era 1920-an. Di masa itu, Harley-Davidson akhirnya memulai masa keemasannya.

Harley-Davidson

Harley-Davidson kemudian menjadi legenda dan mampu mengungguli pesaing-pesaingnya hingga menjadi perusahaan sepeda motor terbesar di dunia hingga masa kini. Pada saat perang berakhir, Harley-Davidson telah menjadi produsen sepeda motor terbesar di dunia, dan menjadi sepeda motor yang bisa dibeli dilebih dari 2.000 dealer di 67 negara di seluruh dunia.

Harley-Davidson

Seiring waktu, Arthur Davidson kemudian mulai mengurangi aktivitasnya dalam perusahaan dan bisnis yang ia rintis. Ia mulai menghabiskan lebih banyak waktunya dalam menyumbangkan dananya dalam bidang sosial.

Pada tanggal 30 Desember 1950, Arthur Davidson dan istrinya, dan dua dari teman mereka mengalami kecelakaan mobil  di dekat Milwaukee. Dalam peristiwa itu, pendiri Harley Davidson ini meninggal dunia.

Untuk menghormati warisannya, Pada tahun 1998, Arthur Davidson masuk dalam ke dalam Hall of Fame motor AMA bersama William Harley. Ini karena kontribusinya dalam perkembangan industri sepeda motor di Amerika Serikat.

Beri Rating Artikel Ini

Advertisement