Beranda Ilmuwan Terkenal Biografi Charles Darwin, Ketika Penemu Teori Evolusi terkenal Menimbulkan Perdebatan

Biografi Charles Darwin, Ketika Penemu Teori Evolusi terkenal Menimbulkan Perdebatan

5
(1051)

Biografiku.com | Charles Darwin dikenal sebagai penemu teori evolusi yang terkenal. Dia terkenal sebagai salah satu ilmuwan Inggris terbesar yang pernah hidup. Namun teori yang ia ajukan dikenal sangat radikal pada masanya. Yang pada akhirnya membawanya ke dalam konflik dengan anggota Gereja Inggris.

Bukunya The Origin of Species menjadi salah satu buku yang sangat terkenal saat itu. Teori evolusi yang ia ajukan mengubah cara kita memahami alam dengan ide-ide yang pada zamannya dikenal sangat revolusioner. Darwin memberikan kita wawasan mengenai keragaman kehidupan di Bumi dan asal-usulnya. Bagaimana kisahnya?

Biografi Charles Darwin, Ketika Penemu Teori Evolusi terkenal Menimbulkan Perdebatan
Charles Darwin

Biodata Charles Darwin

NamaCharles Robert Darwin
LahirShrewsbury, Inggris, 12 Februari 1809
MeninggalInggris, 19 April 1882
Orang Tua Robert Darwin (Ayah), Susannah Darwin (Ibu)
IstriEmma Darwin
AnakAnne Darwin, George Darwin, Francis Darwin, William Erasmus Darwin, Henrietta Emma Litchfield, Horace Darwin, Charles Waring, Mary Eleanor Darwin, Elizabeth Darwin.
DikenalPenemu Teori Evolusi, Ahli Biologi

Biografi Charles Darwin

Charles Darwin lahir dengan nama lengkap Charles Robert Darwin pada tanggal 12 Februari 1809 di Inggris. Ayahnya bernama Robert Darwin dan ibunya bernama Susannah Darwin.

Darwin mulai menyukai dunia alam sejak usia muda. Ia menjadi pembaca setia buku-buku alam. Ia meluangkan banyak waktunya menjelajahi ladang dan hutan di sekitar rumahnya mengumpulkan berbagai macam tanaman dan serangga.

Pada tahun 1825 Darwin mendaftar di sekolah kedokteran di Universitas Edinburgh. Disana ia menyaksikan operasi pertama kalinya pada seorang anak. Pembedahan pada saat itu akan dilakukan tanpa menggunakan anestesi atau antiseptik sehingga kematian sering terjadi.

Menyaksikan prosedur operasi membuat Darwin sangat trauma. Ia kemudian berhenti sekolah. Setelah itu ia masuuk Universitas Cambridge dan mengambil jurusan teologi.

Ekspedisi Dengan HMS Beagle

Pada tahun 1831, Charles Darwin menerima tawaran untuk memulai perjalanan dengan kapal HMS Beagle selama lima tahun. Dia direkomendasikan oleh salah satu profesor Cambridge dengan poosisi sebagai seorang naturalis. Darwin juga menjadi pendamping kapten kapal yang bernama Robert FitzRoy.

Perjalanan itu yang kemudian akan mengubah hidupnya selamanya. Perjalanan itu juga membuat lintasan baru dalam pemikiran ilmiah di dunia Barat. Darwin menjelajahi daerah-daerah terpencil. Ia amat mengagumi dunia yang begitu berbeda dari yang ia kenal. 

Biografi Charles Darwin, Ketika Penemu Teori Evolusi terkenal Menimbulkan Perdebatan

Ia bertemu dengan burung dengan kaki biru cerah, Ikan hiu dengan kepala berbentuk T dan serta kura-kura raksasa yang dikenal dengan nama Kura-kura Galapagos. Dalam perjalanannya, Darwin mengumpulkan banyak sekali tumbuhan, hewan, dan fosil. Tak lupa pula ia membuat banyak catatan lapangan. 

BACA JUGA :  Biografi John Dalton, Kisah 'Bapak Kimia' Penemu Teori Atom Modern

Koleksi dan catatan ini kemudian memberikan bukti yang dia butuhkan untuk mengembangkan teori Evolusinya yang luar biasa. Darwin kembali ke Inggris pada tahun 1836. Ia menjadi seorang sarjana yang sangat metodis. Charles Darwin terus-menerus mengumpulkan dan mengamati spesimen yang ia sudah kumpulan.

Ia mengahbiskan waktu bertahun-tahun dalam membandingkan dan menganalisis spesimen yang ia punya. Dan pada akhirnya ia tiba pada satu kesimpulanbahwa evolusi terjadi melalui proses seleksi alam yang kemudian ia namakan sebagai Teori Evolusi.

Teori Evolusi Charles Darwin

Sampai hari ini teori evolusi melalui seleksi alam yang dikemukakan oleh Darwin diterima oleh komunitas ilmiah. Teori ini sebagai penjelasan berbasis bukti terbaik untuk keragaman dan kompleksitas kehidupan kyang ada di Bumi.

Teori Evolusi Darwin ini menyatakan bahwa mereka yang memiliki karakteristik paling cocok dengan lingkungannya lebih mungkin untuk bertahan hidup dan bereproduksi. Individu kemudian mewariskan karakteristik yang diinginkan ini kepada keturunannya.

Secara bertahap, karakteristik atau ciri-ciri ini kemudian mungkin menjadi lebih umum dalam suatu populasi. Sehingga spesies kemudian berubah dari waktu ke waktu. Jika perubahannya cukup besar, maka bisa menghasilkan spesies baru sama sekali yang beradaptasi dengan lingkungannya.

Dalam perjalanannya, Charles Darwin telah mengumpulkan banyak jenis burung kutilang di Kepulauan Galapagos di lepas pantai Ekuador. Inilah yang kemudian yang membantunya merumuskan idenya. Beberapa dari burung kutilang ini memiliki paruh yang kokoh dan memakan biji-bijian.

Burung kutilang lainnya memiliki paruh yang spesialis memakan serangga. Charles Darwin menyadari bahwa mereka semua adalah keturunan dari satu nenek moyang. Saat mereka tersebar ke pulau-pulau yang berbeda. Burung-burung ini telah beradaptasi untuk memakan berbagai makanan yang tersedia. Sebuah seleksi alam dalam waktu lama telah menghasilkan 13 spesies burung kutilang yang berbeda.

BACA JUGA :  Biografi Meghan Markle, Dari Artis Menjadi Keluarga Kerajaan Inggris

Dari perjalanannya di HMS Beagle, Darwin berpikir bahwa lingkungan menjadi faktor yang mungkin secara alami memanipulasi spesies tersebut. Dan lingkungan juga menyebabkan spesies tersebut berubah seiring waktu. Darwin kemudian Bereksperimen dengan seleksi buatan pada merpati. Cara ini membuatnya dapat mempelajari seberapa jauh suatu spesies dapat berubah.

Biografi Charles Darwin, Ketika Penemu Teori Evolusi terkenal Menimbulkan Perdebatan

Ia kemudian menyilangkan burung merpati dengan karakteristik tertentu untuk menghasilkan keturunan yang berbeda. Charles Darwin kemudian mengumpulkan bukti berharga untuk evolusi melalui seleksi alam.

Kesamaan antara seleksi buatan dan seleksi alam adalah inti dari penjelasannya tentang teori evolusi. Ia kemudian menjabarkan semuanya dalam bukunya yang berjudul On the Origin of Species.

Teori Yang Bertentangan Dengan Gereja

Charles Darwin tahu bahwa pemikirannya mengenai teori radikalnya yakni Teori Evolusi akan ditentang keras. Bahkan setelah 20 tahun melakukan penelitian, Charles Darwin khawatir bagaimana teori evolusinya akan diterima. Ini karena Teori tersebut menantang gereja dan kepercayaan agama yang dianut secara luas saat itu. Hal ini sama seperti yang dialami oleh Nicolaus Copernicus maupun Galileo Galilei.

Akibatnya, Darwin kemudian menunda publikasi atau jurnalnya selama beberapa tahun. Ia kemudian mengetahui bahwa seorang naturalis muda bernnama Alfred Russel Wallace mengembangkan pemikiran yang serupa mengenai teori evolusi. Ia mengirim ide-ide dan temuan Wallace ke sebuah jurnal untuk segera diterbitkan.

Buku The Origin of Species

Atas saran dari teman-teman ilmuwannya, Darwin dan Wallace kemudian membuat publikasi secara bersama-sama. Gagasan mereka mengenai Teori Evolusi melalui seleksi alam dipresentasikan di Linnean Society di London. Keduanya telah mempelajari alam secara ekstensif dan membuat sejumlah pengamatan yang penting bagi perkembangan teori tersebut. Darwin menerbitkan buku kontroversial yang berjudul ‘The Origin of Species’.

Biografi Charles Darwin, Ketika Penemu Teori Evolusi terkenal Menimbulkan Perdebatan
Buku The Origin of Species

Buku Darwin yakni The Descent of Man, and Selection in Relation to Sex yang diterbitkannya pada tahun 1871 memicu perdebatan. Pertentangan dan perdebatan ini lebih besar karena Darwin menyatakan bahwa manusia berasal dari kera.

Terlepas dari serangan itu, keyakinan Darwin dalam penjelasan ilmiah yang paling sesuai dengan bukti yang ada tetap tak tergoyahkan. Dia ingin agar pemiikirannya menjangkau orang sebanyak mungkin. Ia juga menginginkan agar buku-bukunya dapat dibaca dalam berbagai bahasa.

Buku On the Origin of Species begitu berpengaruh. Sehingga dalam waktu satu tahun, Buku itu telah diterbitkan dalam bahasa Jerman. Bukunya juga kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman, Denmark, Belanda, Prancis, Hongaria, Italia, Polandia, Rusia, Serbia, Spanyol, dan Swedia. Dari waktu ke waktu, teori evolusi Darwin telah dimodifikasi. Teori ini tetap menjadi dasar untuk mempelajari dunia secara alami. Darwin mengubah cara kita melihat semua organisme, tetapi juga mengubah cara kita melihat diri kita sendiri.

BACA JUGA :  Biografi James Watson - Penemu DNA (Dioxyribo Nucleic Acid)

Apakah Teori Evolusi Charles Darwin Benar?

Dalam sains, kata “teori” menunjukkan tingkat kepastian yang sangat tinggi. Para ilmuwan berbicara tentang evolusi sebagai sebuah teori. Sama seperti mereka berbicara tentang penjelasan Einstein tentang gravitasi sebagai sebuah sebuah teori.

Teori adalah sebuah gagasan tentang bagaimana sesuatu di alam bekerja. Hal ini telah melalui pengujian ketat melalui pengamatan dan eksperimen yang dirancang untuk membuktikan gagasan itu benar atau salah. Ketika berbicara tentang evolusi kehidupan, berbagai filsuf dan ilmuwan termasuk seorang dokter Inggris abad kedelapan belas bernama Erasmus Darwin, mengajukan aspek-aspek yang berbeda dari apa yang kemudian menjadi teori evolusi.

Tetapi evolusi tidak mencapai status sebagai teori ilmiah. Sampai kemudian cucu Darwin yang bernama Charles Darwin menerbitkan bukunya yang terkenal On the Origin of Species. Darwin dan Alfred Russel Wallace mengusulkan bahwa evolusi terjadi karena fenomena yang disebut seleksi alam.

Dalam teori seleksi alam menurut Darwin, organisme atau individu yang mampu bertahan hidup di lingkungannya akan menghasilkan lebih banyak keturunan. Mereka yang lebih siap secara fisik untuk bertahan hidup, kemudian tumbuh menjadi dewasa, dan bereproduksi.

Seleksi alam kadang-kadang disebut dengan istilah “survival of the fittest” atau tes bertahan hidup. Karena organisme yang dapat bertahan adalah mereka yang paling cocok dengan lingkungannya. Mereka juga yang paling berhasil bereproduksi, dan kemungkinan besar akan mewariskan sifat-sifatnya ke generasi berikutnya.

Maka jika suatu lingkungan berubah, sifat-sifat yang meningkatkan kelangsungan hidup di lingkungan itu juga secara bertahap akan berubah, atau berkembang. Seleksi alam adalah ide yang sangat kuat dalam menjelaskan evolusi kehidupan sehingga menjadi sebuah teori ilmiah. Para ahli biologi telah mengamati banyak contoh seleksi alam yang mempengaruhi evolusi.

Beri Rating Artikel Ini

Advertisement