Beranda Pengusaha Pebisnis Sukses Biografi dan Profil Eddy Katuari & Keluarga – Pengusaha Sukses Pemilik Wings...

Biografi dan Profil Eddy Katuari & Keluarga – Pengusaha Sukses Pemilik Wings Group

1245
0

Biografiku.com – Nama keluarga Katuari memang kurang familiar di telinga publik di Indonesia. Hal ini karena berita dan profil mereka jarang terekspos oleh media. Namun siapa sangka keluarga Katuari merupakan salah satu keluarga terkaya di Indonesia. Keluarga Katuari ini merupakan pendiri dan pemilik Wings Group sebuah perusahaan besar yang memproduksi produk-produk konsumsi rumah tangga (consumer goods) serta produk kesehatan bersaing dengan Unilever di Indonesia.

Biografi dan Profil Eddy Katuari & Keluarga - Pengusaha Sukses Pemilik Wings Group

Dibawah kendali Eddy Katuari, Wings Group berubah menjadi perusahaan besar yang memproduksi berbagai produk konsumsi rumah tangga seperti sabun, deterjen dan juga mie instan. Mengenai sejarah perusahaan Wings Group, usaha ini merupakan sebuah perusahaan keluarga. Awalnya perusahaan ini didirikan oleh Ferdinand Katuari bersama dengan Harjo Sutanto pada tahun 1948 di Surabaya dengan nama Fa Wings. Usaha mereka masih industri rumahan yang memproduksi sabun batangan..

Sabunnya merupakan campuran dari pemadatan minyak kelapa dan Soda Abu. Bagaimana kedua orang tersebut mengetahui proses pengolahan sodium carbonate (soda abu) menjadi sabun yang memiliki harga tinggi masih menjadi misteri sampai sekarang.

Biografi dan Profil Eddy Katuari & Keluarga - Pengusaha Sukses Pemilik Wings Group

Awalnya sabun batangan Ferdinand Katuari dan Harjo Sutanto dipasarkan dari rumah ke rumah (door to door) kemudian ke berkembang dari warung warung hingga ke agen di pasar pasar kota pahlawan tersebut. Kesuksesan penjualan produk sabun mereka membuat Ferdinand Katuari dan Harjo Sutanto bertekad mengeluarkan produk sabun baru.

Wings Group vs Unilever Indonesia

Saat itu Unilever sudah menjadi salah satu pemain besar dalam hal produk konsumsi rumah tangga atau  consumer goods. Namun di tahun 1950, Wings kemudian menggebrak pasar dengan mengeluarkan sabun mandi merek GIV. Harga yang lebih murah dari pesaing membuat sabun GIV milik Wings laku keras.

Untuk menaikkan pamor produk sabunnya, Wings menyewa artis-artis cantik sebagai bintang iklan sabun mereka selain itu kontes kecantikan juga diadakan sebagai model promosi produk mereka. Unilever Indonesia sudah memandang Wings sebagai salah satu saingan berat mereka. Perang keduanya ibarat ‘David vs Goliath‘.

Wings yang merupakan perusahaan lokal mampu menjadi penantang serius bagi Unilever yang sudah terkenal di dunia. Berbagai produk seperti sabun, deterjen dan pembersih terus dikeluarkan Wings untuk menantang produk serupa yang dikeluarkan oleh Unilever. Misalnya sabun Nuvo menantang Lifebuoy, Daia yang melawan Surf, serta So Klin Pewangi yang mengusik Molto milik Unilever.

Biografi dan Profil Eddy Katuari & Keluarga - Pengusaha Sukses Pemilik Wings Group

Perang produk antara Wings dan Unilever tak hanya di Indonesia saja. Bahkan diluar negeri, produk Wings juga mengusik produk-produk Unilever. Usaha Wings dalam menguasai pangsa pasar produk konsumen rumah tangga di Indonesia semakin dipertegas pada tahun 1983.

Melalui kerjasama Ferdinand Katuari dan konglomerat Soedono Salim berserta investor lain, mereka mendirikan pabrik Unggul Indah Cahaya. Satu-satunya pabrik yang mampu memproduksi bahan baku pembuat deterjen bernama alkylbenzene.

Di masa order baru, keluarga Katuari tidak banyak terekspos oleh media berbeda dengan keluarga Salim. Ketika krisis moneter mulai menghantam Indonesia pada tahun 1997, banyak bisnis dari konglomerat besar termasuk Salim Group tersungkur. Namun tidak dengan Wings Group.

Grup Wings dibawah kendali keluarga Katuari bekerjasama dengan Grup Lautan Luas sebuah perusahan produsen bahan kimia dan produsen rokok Djarum. Mereka bertiga mengakuisisi Ecogreen Olechemical. Hal ini semakin memperkokoh Wings Group. Terlebih lagi cucu dari Ferdinand Katuari menikah dengan cucu pemilik Djarum Group.

Wings Group Dibawah Kepemimpinan Eddy Katuari

Ferdinand Katuari yang kala memasuki usia senja kemudian menyerahkan tampuk kepemimpinan usaha Wings Group kepada anaknya yaitu Eddy William Katuari. Eddy merupakan alumni teknik mesin Institut Teknologi Surabaya. Eddy merupakan anak dari Ferdinand Katuari dan Lanny Hartati. Dibawah kendali Eddy, Wings Group melakukan ekspansi usaha dan semakin agresif. Dalam menjalankan usahanya, Eddy Katuari dibantu oleh anak dari Harjo Sutanto.

Ferdinand Katuari wafat pada tahun 2004. Wingsfood melalui anak usahanya yakni PT Karunia Alam Semesta mencoba menggebrak pasar dengan memproduksi Mie Instan dengan nama Mie Sedap. Mereka mencoba menjadi penantang Indofood milik keluarga Salim.

Sama seperti ayahnya Ferdinand Katuari, Eddy Katuari tidak terlalu menyukai soal hingar bingar publisitas. Kerahasiaan dan sifat diam sudah menjadi tradisi Wings Group. Sangat jarang persoalan mengenai perusahaan dan keluarga Katuari diketahui oleh publik.

Hingga saat ini produk-produk Wings sudah meramnbah ke seluruh dunia. Produknya pun berbagai macam mulai dari deterjen, sabun, pembersih lain, minuman ringan serta makanan. Hingga kini bidang usaha yang dijalankan oleh Wings Group sudah merambah ke sektor lain kimia, properti bekerjasama dengan PT Djarum, perbankan, jasa keuangan, bahan bangunan dan kelapa sawit.

Kekayaan Eddy Katuari bersama keluarga ditaksir sebesar 24, 2 triliun rupiah. Menempatkan mereka di posisi 15 dalam daftar orang terkaya di Indonesia pada tahun 2017. Eddy Katuari wafat di Singapura. Ia meninggalkan tiga orang anak bernama Grace L. Katuari, Jane Stephanie Katuari, Erlin Katuari.

Loading...