Beranda Biografi Biografi Johny Indo, Kisah Perampok Emas Menjadi Aktor Terkenal

Biografi Johny Indo, Kisah Perampok Emas Menjadi Aktor Terkenal

201
3.6
(5)

Biografiku.com – Profil dan Biografi Johny Indo singkat, Kisah Perampok Kisah Perampok Emas Menjadi Aktor Terkenal. Nama Johny Indo sangat terkenal pada tahun 70an. Selain menjadi seorang model, Ia juga merupakan salah satu perampok toko emas paling terkenal.

Namun kisahnya yang paing terkenal adalah pelariannya dari Penjara Nusakambangan. Berikut profil dan Biografi Johny Indo singkat serta kisahnya ketika menjadi perampok terkenal dan pelariannya di Nusakambangan hingga menjadi seorang aktor.

Profil dan Biografi Johny Indo

Johny Indo dilahirkan dengan nama lengkap Johanes Hubertus Eijkenboom.  Ia lahir pada tanggal 6 November 1948 di Garut, Jawa Barat.

Johny Indo dilahirkan dari keluarga yang tidak bercukupan atau miskin. Johny Indo merupakan keturunan anak mantan tentara Belanda yang membelot bernama Mathias Eijkenboom dan menikah dengan seorang gadis asal Banten bernama Sephia.

Sejak kecil Johny Indo amat senang membaca kisah-kisah tentang Robin Hood yang merampok orang kaya di Inggris kemudian membagikan hartanya kepada orang-orang miskin.

Ia juga senang membaca kisah mengenai Si Pitung yang dikenal sebagai perampok Budiman dari Jakarta. Selain itu ia juga pernah membaca kisah mengenai Sunan Kalijaga yang dahulu menjadi perampok dan membagikan hartanya kepada orang miskin Sebelum menjadi seorang wali.

Mantan Model

Semasa muda, Johny Indo dikenal memiliki wajah yang tampan serta memiliki kulit yang bersih dan postur yang tinggi. Kelebihannya ini membuat ia kemudian ditawari menjadi seorang fotomodel.

Ia pernah membintangi iklan obat batuk bronthicum hingga iklan rokok Ardath. Sebelum menjadi seorang model, Johny Indo pernah bekerja sebagai sopir truk trailer hingga menjadi tukang bengkel.

BACA JUGA :  Biografi Teuku Markam - Penyumbang Emas Monas
Perampok Emas Paling Terkenal

Disisi lain, Johny Indo dikenal sebagai salah satu perampok terkenal kelas kakap. Ia melakukan perampokan di beberapa toko emas di Jakarta. Hasil perampokan tersebut kemudian ia jual dan hasil penjualannya ia bagikan kepada orang-orang miskin.

Semasa muda Johny Indo sangat hobi naik motor. Dari sinilah ia kemudian banyak berkenalan dan memiliki beberapa anggota atau anak buah.

Saat itu ia memiliki anak buah berjumlah 12 orang. Dari sinilah Johny Indo kemudian membentuk sebuah kelompok bernama Pachinko (Pasukan China Kota). Rata-rata anggotanya merupakan etnis keturunan.

Kala itu ia melihat adanya ketimpangan antara si miskin dan si kaya. Yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Hal inilah yang menjadi penyebab Johny Indo akhirnya menjadi perampok.

Ia merampok orang-orang kaya kemudian hartanya ia bagikan kepada orang-orang miskin. Hal ini menurutnya sebagai salah satu bentuk protes kepada pemerintah.

Aksi perdana perampokan Johny Indo dimulai pada tanggal 20 September 1977. Senjata yang ia gunakan untuk merampok ia dapat dari pasar gelap. Aksi perampokan mereka menjadi bahan pemberitaan di media walaupun begitu kelompok Johny Indo masih belum terendus oleh pihak berwajib.

Adapun target dari perampokan Johny Indo yakni kebanyakan merupakan toko emas serta rumah-rumah para pejabat. Selama menjadi perampok ketika itu Johny Indo diketahui tidak pernah membunuh korbannya, Ia juga memiliki aturan dalam kelompoknya yakni tidak boleh melukai perempuan.

Johny Indo dan kelompoknya yang bernama Pachinko semakin terkenal sebagai perampok ketika melakukan perampokan toko emas di Cikini, Jakarta Pusat pada Tahun 1979. Lebih beraninya lagi, Perampokan tersebut dilakukan pada siang hari.

Johny Indo dan anak buahnya membawa 5 pistol, 1 buah granat dan puluhan butir peluru ketika merampok. Perampokan tersebut menjadi bahan pemberitaan di media media nasional Dan membuat aparat berwajib terus melakukan pengejaran terhadap kelompok Johny Indo.

BACA JUGA :  Biografi Agnes Monica
Johny Indo Tertangkap

Aksi perampokan nya tersebut berlangsung selama 2 tahun hingga Tahun 1979. Hal ini membuat Johny Indo kemudian terkenal sebagai Raja Perampok Emas.

Tak tanggung-tanggung, selama merampok, nilai emas yang ia rampok mencapai 45 kilogram. Petualangan Johny Indo sebagai seorang perampok Robin Hood berakhir ketika polisi berhasil meringkusnya pada tanggal 26 April 1979.

Johny Indo berhasil ditangkap Polisi Setelah terlebih dahulu anak buahnya tertangkap semua. Kemudian dalam sidang di pengadilan negeri Jakarta Utara, Hakim kemudian menjatuhkan vonis selama 10 tahun kepada Johny Indo atas kepemilikan senjata api.

Biografi Johny Indo

Kemudian vonis selama 4 tahun atas aksi perampokannya. Jadi jika ditotal ia menerima hukuman selama 14 tahun penjara. Johny Indo kemudian di penjara di penjara Cipinang, Jakarta. Di Cipinang, ia kerap melakukan berbagai macam pelanggaran.

Karena ulahnya, setelah itu Johny Indo kemudian dipindahkan ke penjara Nusakambangan di Cilacap. Nusakambangan merupakan salah satu penjara yang terletak di sebuah pulau di wilayah Cilacap. Penjara ini memiliki keamanan yang ekstrim maksimum dan dihuni oleh para penjahat kelas kakap.

Johny Indo dan Kisah Pelarian Dari Penjara Nusakambangan

Di Nusakambangan ternyata tidak membuatnya kapok. Baru menjalani hukuman selama 3 tahun, Johny Indo bersama 34 orang narapidana yang lain melakukan upaya melarikan diri dari Nusakambangan.

Aksi melarikan diri dari penjara Nusakambangan dilakukan Johny Indo bersama tahanan lainnya pada bulan Mei 1982. Aksi pelariannya membuat Geger pemberitaan kala itu.

Ratusan polisi dan tentara kemudian dikerahkan untuk menangkap Johny Indo beserta para narapidana lainnya yang melarikan diri dari penjara. Dengan perintah tembak di tempat hidup atau mati.

Selama 12 hari Johny Indo beserta kelompoknya terus berlari dan mencari jalan keluar meninggalkan Pulau Nusakambangan dan menghindari kejaran aparat kepolisian di Nusakambangan.

BACA JUGA :  Biografi Imam Malik

Berhari-hari menyusuri Pulau Nusakambangan untuk mencari jalan keluar, Beberapa narapidana yang lari kemudian menyerahkan diri.

Beberapa lainnya yakni 11 orang tewas ditembak oleh aparat kepolisian. Johny Indo sendiri akhirnya menyerah setelah 12 hari bertahan di hutan dan tidak makan.

Menjadi Bintang Film

Dalam biografi Johny Indo diketahui bahwa setelah bebas, Johny Indo kemudian ditawari untuk bermain film. Film yang ia mainkan juga bercerita mengenai kisahnya ketika melarikan diri dari Lapas Nusakambangan yang berjudul Johny Indo, Kisah Nyata Seorang Narapidana pada tahun 1987.

Ia juga ikut terlibat dalam film berjudul Badai Jalanan (1989), Misteri Cinta (1989), Ajian Ratu Laut Kidul, Misteri Ronggeng, serta Daerah Jagoan pada tahun 1991.

Setelah itu nama Johny Indo kemudian mulai meredup pada awal tahun 1990-an. Johny Indo diketahui menikah diusia muda pada umur 16 tahun.

Masuk Islam dan Menjadi Mualaf

Johny Indo diketahui masuk Islam dan menjadi seorang mualaf. Ia kemudian memiliki nama baru bernama Umar Billah Dan tak jarang Ia melakukan dakwah dari daerah ke daerah.

Biografi Johny Indo

Ia menikah dengan wanita bernama Stella Tiah. Setelah bebas dan menjadi muallaf, Ia kemudian menikah dengan wanita bernama Vonny Soraya. Kisah Johny Indo selama menjadi penjara ia juga tuliskan kedalam sebuah buku berjudul Johny Indo : Tobat dan Harapan.

Johny Indo Meninggal Dunia

Johny Indo yang merupakan pernah menjadi perampok yang terkenal di era 70an dan bekas aktor ini meninggal dunia pada 26 Januari 2020.

Ia diketahui mengidap penyakit Hernia dan sempat jatuh dari rumah. Johny Indo kemudian dimakamkan di di TPU Selapanjang Tanggerang, Banten.

Beri Rating Artikel Ini

'...Sejarah akan meninggikan mereka yang memang layak dimuliakan dan sejarah juga akan menghitamkan mereka yang layak dijatuhkan - NS'