Beranda Profil dan Biografi Tokoh Nasional Indonesia Biografi Wiranto, Profil Perjalanan Lengkap Dari Militer Hingga Ke Politik

Biografi Wiranto, Profil Perjalanan Lengkap Dari Militer Hingga Ke Politik

2033

Biografiku.com – Profil dan Biografi Wiranto. Sosok yang satu ini saat ini dikenal sebagai seorang Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan di era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sebelum terjun ke dunia politik seperti sekarang, ia dulu pernah menjabat sebagai panglima TNI. Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang profil dan biografi Wiranto.

Biografi Wiranto Singkat

Jenderal TNI Dr. H. Wiranto, SH lahir di Yogyakarta pada 4 April 1947. Ayahnya bernama RS Wirowijoto yang bekerja sebagai seorang guru sekolah dasar. Ibunya bernama Suwarsijah.

Ketika agresi militer di Yogyakarta berlangsung, Wiranto dan orang tuanya kemudian pindah ke Surakarta. Di Kota Surakarta, Wiranto menyelesaikan pendidikannya di SMA Negeri 6 Surakarta.

Tamat dari SMA, ia kemudian masuk ke Akademi Militer Nasional (AKMIL) setelah itu ia kemudian menmpuh pendidikan di Sekolah Staf dan Komando TNI AD.

Ia juga diketahui menempuh pendidikan formal di Universitas Terbuka Jurusan Administrasi Negara. Ia pernah mengikuti pendidikan Lemhannas RI, serta Perguruan Tinggi Ilmu Hukum Militer.

Karir Militer

Karir militer Wiranto dimulai saat ia menjabat sebagai Danton Yonif 712/Wiratama. Karirnya kemudian mulai menanjak sejak menjadi ajudan presiden pada tahun 1987 hingga 1991.

Wiranto mulai menjabat sebagai Kasdam Jaya, Pangdam Jaya, Pangkostrad dan KSAD. Setelah menjabat sebagai KSAD, beliau ditunjuk oleh Presiden Soeharto menjadi Pangab pada tahun 1998 hingga era pemerintahan presiden B.J. Habibie.

Beliau sempat di duga terlibat dalam perang Timor Timur pada tahun 1999 bersama lima perwira lain dan di dakwa pengadilan PBB terlibat kekerasan yang menyebabkan 1500 warga Timor Timur tewas, namun pengadilan HAM Indonesia menolak da melakukan penyelidikan terhadap perwira dan aparat kepolisisan yang di duga terlibat.

BACA JUGA :  Biografi Susno Duadji

Penolakan tersebut dianggap sebuah pelecehan dan membuat Deplu AS marah, sehingga Wiranto beserta temannya dilarang masuk ke Amerika Serikat.

Karirnya mulai terang setelah KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjabat sebagai Presiden, ia dipercaya untuk menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, namun tidak lama kemudia ia dinonaktifkan dan mengundurkan diri.

Terjun ke Dunia Politik

Setelah berhasil menyisihkan Partai Golkar yang di ketuai Ir. Akbar Tanjung, ia maju sebagai kandidat Presiden pada tahun 2004 bersama Salahuddin wahid namun gagal menjabat sebagai Presiden.

Pada tahun 2006, ia mendeklarasikan Partai Hanura dan ia menjabat sebagai ketua umum dalam partai tersebut.setelah pemilu legeslatif 2009, ia bersama Jusuf Kalla mengumumkan pencalonannya sebagai pasangan capres dan cawapres, yaitu Jusuf Kalla sebagai capres dan Wiranto sebagai cawapres, namun kembali gagal meraih kursi presiden pada pemilu tahun 2009.

Pada tahun 2013, Wiranto bersama dengan Hary Tanoesoedibjo secara resmi mendeklarasikan diri sebagai pasangan capres dan cawapres dengan mengusung slogan “pasti maju Indonesia”.

Namun kemudian Wiranto dan Harry Tanoesoedibjo urung mendaftarkan diri sebagai calon presiden dan wakil presiden pada Pemilihan Presiden tahun 2014. Hal ini disebabkan karena minimnya perolehan suara partai Hanura.

Dua tahun berikutnya yakni 2016, Wiranto kemudian ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia menggantikan posisi Luhut Panjaitan.

Selain menjabat sebagai Menteri, Wiranto juga diketahui merupakan Ketua Umum PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) sejak tahun 2016 menggantikan Gita Wirjawan.

Kehidupan Pribadi

Wiranto memiliki istri bernama Hj. Rugaiya Usman dan dikaruniai 3 anak, yang bernama Amalia Santi, Ika Mayasari dan Zainal Nur Rizky. Wiranto sangat bersahaja dalam mendidik anak-anaknya dan mengutamakan pelajaran agama sebagai bekal hidup.

BACA JUGA :  Biografi Mujair - Penemu Ikan Mujair

 

Salah satu anaknya bernama Zainal Nur Rizky diketahui pernah keluar dari UGM kemudian memilih mendalami Al Qur’an Pondok Pesantren Internasional di Land Asia, Afrika Selatan. Namun ia meninggal disana pada tahun 2013.

Selain itu ia menerapkan demokrasi di keluarganya sehingga anak-anaknya bebas menentukan pilihannya, ia tidak mengembangkan dinasti politik pada keluarga karena hal tersebut tidak mendidik dalam demokrasi.

Amalia Santi sempat menjadi anggota MPR RI yang mewakili Forum Komunikasi Purnawirawan Indonesia pada masa Orde Baru, namun karena sering dikaitkan dengan nama besar sang ayah, Amalia hanya dapat bertahan enam bulan di MPR dan memutuskan untuk mengundurkan diri.

Demikian ulasan tetang biografi Wiranto dan segala karir yang diraihnya serta kehidupan keluarganya. Biografi Tokoh Dunia

loading...
Loading...
'...Sejarah akan meninggikan mereka yang memang layak dimuliakan dan sejarah juga akan menghitamkan mereka yang layak dijatuhkan - NS'