Beranda Pendiri Perusahaan Ketika Perang Korea Menciptakan Perusahaan Samsung

[Sejarah] Ketika Perang Korea Menciptakan Perusahaan Samsung

419
2.3
(3)

Biografiku.com – Sejarah Samsung. Tidak seperti beberapa kompetitornya di Amerika seperti Apple atau Dell yang dibentuk garasi atau kamar asrama perguruan tinggi. Samsung berdiri sebagai sebuah perusahaan setelah perang paling merusak dalam sejarah bangsa Korea berkecamuk yang kemudian membuka jalan bagi dominasi global Samsung. Samsung merupakan salah satu perusahaan teknologi terkemuka di dunia.

Sejarah Perusahaan Samsung

Awal abad 20 merupakan hal yang tidak terlalu baik bagi Korea, karena hampir selama 100 tahun kekaisaran Jepang melakukan campur tangan politik di Korea. Kekaisaran Jepang menjadikan Korea sebagai sebuah negara boneka. 

Sejarah SamsungKetika perang dunia kedua berkecamuk pada awal abad 20,  Militer kekaisaran Jepang menguasai Korea pada tahun 1910. Jepang yang sangat membutuhkan sumber daya alam untuk membiayai perang mereka.

Hal ini mengakibatkan banyak petani serta para pengusaha Korea terusir dari tanah mereka serta pabrik yang mereka miliki. Kekuatan militer Jepang di Korea kala itu membuat rakyat sengsara sebagian dari mereka kehilangan nyawa serta harta benda.

Pada tahun 1910 Jepang hanya menguasai sekitar 8% tanah Di Korea dan kemudian 20 tahun setelahnya Jepang berhasil menguasai 50% tanah di negara Korea. Pada tahun 1945 Jepang kalah dalam Perang Dunia ke-2 melawan sekutu ingin membuat negara Korea keluar dari belenggu Kolonial Jepang. 

Lee Byung Chull Sang Pendiri Samsung

Selama kependudukan Jepang di Korea, hanya sedikit orang Korea yang cukup beruntung ketika membuka bisnis selama masa pendudukan Jepang. Salah satunya adalah Lee Byung-Chull yang dikenal sebagai pendiri dari perusahaan Samsung.

Lee Byung ChulDalam biografi Lee byung-chul diketahui bahwa ia mulai mendirikan perusahaan Samsung selama Jepang berkuasa di Korea. Samsung berdiri pada 1938, Pada awalnya Samsung bukanlah perusahaan teknologi namun pada awal berdirinya Samsung merupakan perusahaan transportasi kecil yang bergerak dalam bidang mengekspor bahan makanan.

Samsung pada awalnya berdiri di daerah Masan sebuah kota di pantai Tenggara Korea yang kala itu digunakan Jepang sebagai Pelabuhan tempat mereka mengangkut semua sumber daya yang berhasil dieksploitasi dari Korea. 

Ketika periode kependudukan Jepang berakhir dan Korea Selatan baru saja merdeka, Hal ini membuat menjadi peluang besar bagi Lee Byung Chul. Semua aset Jepang yang berada di Korea Selatan kemudian disita oleh pemerintah setempat.

Aset-aset tersebut kemudian dijual kepada para pengusaha Korea di mana hasil penjualan tersebut kemudian digunakan untuk membangun kembali infrastruktur di Korea Selatan.

Lee byung-chul sempat mendulang banyak keuntungan dari hal tersebut, Ia kemudian banyak mendirikan pabrik-pabrik untuk Samsung. Namun belum sempat pabrik tersebut berkembang perang korea kemudian pecah. Invasi Korea Utara yang didukung oleh Uni Soviet terhadap korea selatan membuat segalanya berubah.

Perang antara Korea Selatan yang didukung oleh Amerika Serikat serta Korea Utara yang didukung oleh Uni Soviet membuat Banyak kota-kota besar serta industri di Korea Selatan hancur.

Selama 3 tahun perang lebih dari 60% pabrik tekstil dan kimia hancur. Hal ini tentu membuat Korea Selatan sangat kesulitan untuk berkembang. Setelah perang berakhir Korea Selatan sangat membutuhkan perbaikan diakibatkan infrastruktur banyak yang hancur.

Kelangkaan bahan baku dan makanan membuat harga naik secara drastis. Hal ini membuat pemerintah Korea Selatan akhirnya mencetak uang lebih banyak untuk membiayai pengeluaran militer negara. Hiperinflasi ekstrim terjadi pada bulan Juli 1953. 

Kalau itu masa depan Korea Selatan serta Samsung semakin tidak pasti, tetapi Amerika Serikat sebagai sekutu Mereka kemudian datang membantu.

Sebanyak 3 miliar dolar diberikan oleh Amerika Serikat sepanjang tahun 1950 sebagai modal investasi. Investasi tersebut kemudian diberikan kepada perusahaan perusahaan menengah dan besar di Korea  agar mereka mengembangkan bisnis mereka.

Samsung menjadi salah satu dari sekian banyak perusahaan yang mendapatkan bantuan dari Amerika Serikat tersebut. Banyak yang mengatakan bahwa hal ini tidak lepas dari persahabatan yang sangat dekat antara Lee byung-chul dengan presiden pertama Korea Selatan.

Dari Perusahaan Transportasi Menjadi Perusahaan Manufaktur

Samsung kemudian menjadi perusahaan pengekspor besi tua terbesar setelah perang berakhir.  Tak lama kemudian Samsung berkembang dari perusahaan transportasi sederhana menjadi sebuah perusahaan manufaktur besar di Korea Selatan.

Di tahun 1953, Samsung memproduksi gula dan tepung. Ia juga memproduksi tekstil, Mereka juga membeli pabrik-pabrik yang hancur akibat perang dan kemudian membangunnya kembali dan memperoleh keuntungan yang sangat besar.

Sejarah Samsung 1Selama tahun 1950-an pertumbuhan bisnis Samsung tumbuh sangat pesat sekitar 93% setiap tahunnya. Di samping itu pemerintah Korea Selatan juga memberikan dukungan kepada Samsung dengan memberikan bantuan kredit dengan bunga yang rendah.

Memiliki modal yang cukup Samsung kemudian membeli beberapa bank serta, mendirikan perusahaan asuransi dan juga industri kimia. Samsung kemudian menjadi sebuah perusahaan manufaktur terkemuka dan terbesar di Korea Selatan.

Pergantian rezim pemerintahan Korea Selatan terjadi pada tahun 1961. Di bawah pemerintahan baru, sektor ekonomi Korea Selatan kemudian berfokus pada ekspor besar-besaran. Dukungan pemerintah membuat Samsung tumbuh dengan pesat.

Berdirinya Samsung Electronics

BACA JUGA :  Biografi Achmad Zaky, Kisah From 'Zero to Hero' dari Pendiri Bukalapak

Pada tahun 1969 pemerintah Korea Selatan mengeluarkan undang-undang yang mengurangi pajak sebesar 50% kepada perusahaan dalam negeri yang beroperasi dalam sektor bisnis elektronik.

Sejarah Samsung 2Salah satu yang mendapat keuntungan dari undang-undang tersebut adalah Samsung Elektronik yang berdiri pada tahun 1969.

Memasuki tahun 70-an Samsung kemudian berubah menjadi perusahaan manufaktur elektronik yang memproduksi mesin cuci kulkas dan peralatan elektronik rumah tangga.

Samsung, Perusahaan Teknologi Terbesar di Dunia

Tak lama kemudian Samsung melebarkan sayapnya ke sektor semikonduktor Dan kemudian ke sektor Smartphone seperti yang kita kenal sekarang.

Samsung kemudian berkembang menjadi salah satu perusahaan teknologi dan Manufaktur terbesar di dunia. Pesatnya pertumbuhan Samsung ini tidak lepas dari sepak terjang Lee Byung Chull sebagai  pendiri perusahaan Samsung.

Beri Rating Artikel Ini

'...Sejarah akan meninggikan mereka yang memang layak dimuliakan dan sejarah juga akan menghitamkan mereka yang layak dijatuhkan - NS'